18 July 2026 18:35
Daun kelor yang selama ini hanya dikenal sebagai tanaman pekarangan kini dilirik sebagai sumber inovasi kesehatan masa depan. Berbagai penelitian menunjukkan daun kelor berpotensi membantu mengendalikan diabetes, mencegah stunting, hingga mendukung ketahanan pangan nasional.
Di tangan para peneliti, daun kelor tak lagi dipandang sebagai tanaman biasa. Berdasarkan hasil penelitian, daun kelor memiliki kandungan vitamin, mineral, protein, antioksidan, serta senyawa bioaktif yang berpotensi membantu mengendalikan kadar gula darah.
Sejumlah penelitian menunjukkan adanya senyawa pada daun kelor yang memiliki aktivitas biologis menyerupai insulin, sehingga berpotensi menjadi terapi pendamping bagi penderita diabetes.
"Dan hasilnya dari hasil penelitian itu sangat menjanjikan, sehingga diperlukan penelitian dengan jumlah yang lebih besar dan lebih lanjut untuk memvalidasi hasil dari penelitian pertama tersebut," ujar Ketua Peneliti dan Pengembangan Moringa, Theresia Monica Rahardjo, dalam program Metro Siang Metro TV, Sabtu, 18 Juli 2026.