Kabut Asap Kalteng Pekat, OMC Dipindah ke Pangkalan Bun dan Banjarmasin

Enrich Samuel • 22 September 2026 11:23

Pulang Pisau: Kabut asap pekat masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan Tengah. Kondisi ini bahkan membuat pesawat operasi modifikasi cuaca (OMC), tak dapat terbang dari Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya. Pemerintah pun memindahkan operasi OMC ke Pangkalan Bun dan Bandara Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut, jarak pandang yang rendah akibat kabut asap membuat pesawat OMC tidak dapat dioperasikan dari Tjilik Riwut.

Untuk menyiasati kondisi tersebut, pemerintah memutuskan memindahkan titik operasi OMC. Pesawat akan diterbangkan dari Pangkalan Bun, serta Bandara Syamsudin Noor di Kalsel.

Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan potensi hujan, menyusul informasi bmkg mengenai potensi hujan di Kalteng pada 21 hingga 28 September. Kepala BNPB Suharyanto menegaskan, pesawat OMC tidak dipaksa terbang dari Tjilik Riwut karena kondisi visibilitas yang rendah dapat membahayakan penerbangan.

"Kalau itu naik dipaksa, celaka. Makanya langkahnya mulai nanti malam besok operasi modifikasi cuaca naiknya pesawatnya dari Bandara Syamsudin Noor dan Bandara Pangkalan Bun. Mudah-mudahan dengan dua pesawat naik, apalagi prediksi BMKG ada beberapa potensi hujan, ini bisa menurunkan hujan, membantu meluruhkan asap,” kata Suharyanto.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X