Kenapa Orang Jepang Jarang Obesitas? Ternyata Ini Pola Makannya-Tips Kesehatan

19 May 2026 11:03

Jakarta: Di tengah tren makanan cepat saji dan pola hidup serba instan, Jepang justru konsisten dikenal sebagai salah satu negara dengan pola makan paling sehat di dunia. 

Tak hanya memiliki angka obesitas yang rendah, masyarakat Jepang juga dikenal punya harapan hidup yang tinggi dibanding banyak negara maju lainnya.

Menariknya, rahasia kesehatan mereka ternyata bukan hanya soal sushi, ikan, atau teh hijau. Di balik pola makan masyarakat Jepang, ada filosofi hidup dan kebiasaan sederhana yang dipercaya berperan besar menjaga kesehatan tubuh hingga usia lanjut.
 

 

Hidangan Jepang Kaya Nutrisi dan Minim Olahan

Hidangan tradisional Jepang identik dengan bahan makanan segar dan bernutrisi. Berdasarkan data SunLife, menu makanan khas Jepang umumnya terdiri dari nasi, ikan atau makanan laut, berbagai jenis mi seperti udon, ramen, dan soba, serta produk olahan kedelai seperti tahu dan edamame.

Masyarakat Jepang juga kerap menikmati teh hijau atau green tea yang kaya antioksidan dan dipercaya baik untuk metabolisme tubuh.

Melansir laman GoodFood, makanan tradisional Jepang umumnya disajikan dalam kondisi segar dan minim proses pengolahan, dengan kandungan gula yang relatif rendah. Pilihan bahan makanan tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan nutrisi penting untuk menjaga keseimbangan kesehatan tubuh.

Pola makan masyarakat Jepang juga dikenal seimbang karena mengombinasikan sayuran, biji-bijian, protein hewani, serta produk kedelai dalam porsi yang tepat. Selain itu, konsumsi buah dan produk susu tetap dijaga sesuai kebutuhan tubuh.

Keseimbangan pola makan ini dipercaya dapat membantu menurunkan risiko kematian dini akibat stroke maupun penyakit jantung.

Filosofi “Hara Hachi Bu” yang Diterapkan Sejak Kecil

Selain pilihan makanannya, masyarakat Jepang juga memiliki filosofi makan yang dikenal dengan istilah hara hachi bu, yang berarti “makan hingga 80 persen kenyang.”

Filosofi ini umumnya sudah diajarkan sejak kecil oleh orang tua di Jepang. Menurut riset Okinawa Research Center for Longevity Science, kebiasaan tersebut berpotensi membantu memperpanjang usia harapan hidup seseorang.
 

Masyarakat Jepang juga dikenal memiliki rasa hormat tinggi terhadap makanan. Mereka cenderung menikmati makanan secara perlahan dan tidak terburu-buru saat makan.

Selain itu, penyajian makanan Jepang biasanya menggunakan porsi kecil dalam beberapa mangkuk berbeda. Hidangan seperti nasi, miso, ikan atau daging, hingga sayuran disajikan secara terpisah dan dinikmati bergantian. Cara ini membantu menjaga porsi makan tetap seimbang dan tidak berlebihan.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Odetta Aisha Amrullah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)