Harga minyak mentah dunia kembali merangkak naik setelah sempat mengalami penurunan tajam lebih dari 5% pada Senin, 16 Maret 2026. Berdasarkan data perdagangan, minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,5% ke level USD95,84/barel.
Sementara minyak Brent di pasar London melonjak 2,29% ke level USD102,5/barel. Kenaikan ini menandai sesi ketiga berturut-turut di mana harga Brent menetap di atas level psikologis USD100 per barel.
Sebelumnya harga minyak dunia sempat melandai seiring dengan langkah Departemen Energi Amerika Serikat yang menyiapkan pelepasan tahap pertama cadangan minyak darurat. Langkah ini juga didukung oleh sinyal dari Badan Energi Internasional (IEA) untuk terus membuka keran stok cadangan mereka.
Namun, ketegangan di lapangan belum mereda karena Iran meningkatkan serangan terhadap aset energi regional, termasuk melakukan serangan drone ke ladang gas alam raksasa, Shah, di Uni Emirat Arab.
Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa pihaknya tengah menghancurkan kemampuan Iran dalam mengancam pelayaran komersial di
Selat Hormuz. Jalur transit vital tersebut praktis tertutup sejak perang pecah pada akhir bulan lalu.