10 March 2026 22:11
Pemerintah Iran melalui Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Esmaeil Baqaei, melontarkan kecaman keras terkait serangan yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Israel ke wilayah mereka. Dalam keterangan pers yang disampaikan pada Senin, 9 Maret 2026, Baqaei menegaskan bahwa agresi militer tersebut bukan sekadar operasi biasa, melainkan upaya sistematis untuk menghapus eksistensi negara Iran.
Baqaei mengungkapkan bahwa dampak dari serangan tersebut sangat memprihatinkan, terutama terkait jumlah korban jiwa dan luka-luka di pihak Iran. Ia menyoroti bahwa target serangan justru banyak mengenai warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, yang jumlahnya dianggap lebih besar dibandingkan personel militer atau pejabat tinggi
.
"Sangat jelas bahwa tujuannya adalah untuk menekan dan melenyapkan suatu negara serta identitasnya, yang InsyaAllah dengan keteguhan hati rakyat Iran, tidak akan pernah tercapai, Anda dapat yakin akan hal itu," ujar Esmaeil Baqaei.
| Baca juga: Teheran Dibayangi Hujan Asam Beracun Usai Serangan Udara AS-Israel |