Ramadan di Gaza: Berbuka di Tengah Kekacauan Perang

22 February 2026 14:45

Gaza: Meski kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas telah tercapai, warga Gaza, Palestina, tetap harus berjuang melewati bulan Ramadan di tengah kekerasan yang masih terjadi secara berkala dan kondisi sulit yang melanda seluruh wilayah.

Salah satu warga Gaza, Abeer, mengungkapkan bahwa ia tak merasakan kebahagiaan Ramadan, hanya rasa cemas dan kekhawatiran yang menyelimuti hari-harinya. Sementara itu, keluarganya hanya bisa berbuka puasa dengan makanan yang sangat terbatas.

Abeer mengungsi dari timur Kota Gaza. Kini ia tinggal di sebidang tanah  sempit di antara reruntuhan bersama delapan anggota keluarganya, termasuk putranya yang telah menikah dan cucu laki-lakinya yang masih kecil.
 

Baca Juga: Warga Gaza Rayakan Ramadan dalam Bayang-Bayang Serangan Zionis Israel

Abeer mengungkapkan bahwa ia sama sekali tidak merasakan suasana Ramadan. Ia tidak merasakan lapar atau haus, bahkan semangat Ramadan pun hilang karena kini ia tidak bisa merayakan Ramadan di rumahnya sendiri. Pemandangan di sekitarnya pun sangat berbeda dibandingkan malam-malam Ramadan yang pernah ia kenal sebelumnya.

Abeer dan keluarganya hanya bisa berbuka puasa dengan menu sederhana, berupa roti dan sup. Dua tahun konflik antara Israel dan Hamas di Gaza kini mereda menjadi gencatan senjata rapuh yang memang mengurangi pertempuran besar, tetapi kekerasan berkala dan kesulitan masih melanda seluruh wilayah.

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Nopita Dewi)