LSI Denny JA: 66% Masyarakat Tolak Pilkada Dipilih DPRD

8 January 2026 11:42

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA merilis hasil riset terbaru yang menunjukkan mayoritas publik menolak wacana Pilkada melalui DPRD. Dalam riset tersebut sebanyak 66,1 persen responden menyatakan tidak setuju dengan Pilkada lewat DPRD.

Penolakan ini muncul di hampir semua kelompok, baik laki-laki dan perempuan, warga kota, dan desa, serta lintas agama dan tingkat pendidikan.

Generasi Z menjadi kelompok dengan tingkat penolakan tertinggi mencapai 84 persen. Sikap serupa juga ditunjukkan oleh responden dari berbagai latar belakang pilihan politik.

LSI menilai pengalaman pilkada langsung selama dua dekade membentuk preferensi publik terhadap pemilihan langsung.
 


LSI mendorong perbaikan kualitas pilkada terutama dalam biaya politik, pemilihan kandidat dan juga pengawasan.

"Hasil riset yang kita paparkan terbaru hari ini mengkonfirmasi bahwa mayoritas masyarakat publik Indonesia menolak Pilkada lewat DPRD. Dan penolakan ini bukan penolakan yang kecil, tetapi masif dan juga sistemik," kata Direktur LSI Denny JA Ardian Sopa dikutip dari Headline News, Metro TV, Kamis, 8 Januari 2026.

"Masif karena memang besar angkanya di angka 66,1 persen. Kemudian sistemik karena memang jika kita lihat daripada segmen-segmen yang
ada itu mayoritas menolak terhadap Pilkada lewat DPRD," sambungnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Diva Rabiah)