3 July 2026 18:12
DPP Partai NasDem menggelar diskusi bertajuk 'Refleksi Peradaban Prasejarah Lukisan Gua di Sulawesi' di NasDem Tower Jakarta pada Kamis, 2 Juli 2026, siang. Diskusi ini mengangkat temuan-temuan arkeologi yang menempatkan Sulawesi sebagai salah satu pusat penting perkembangan peradaban manusia dunia.
Diskusi ini menghadirkan arkeolog dan peneliti untuk membahas temuan seni cadas di Sulawesi serta pentingnya pelestarian warisan budaya prasejarah. Forum ini menjadi ruang edukasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mengenal sejarah panjang peradaban Nusantara.
Para narasumber menjelaskan bahwa lukisan gua bukan sekadar karya seni, melainkan bukti kemampuan berpikir simbolik manusia purba sejak puluhan ribu tahun lalu. Temuan-temuan terbaru bahkan memperkuat posisi Sulawesi sebagai salah satu lokasi seni cadas tertua di dunia.
Peneliti gambar cadas di Pusat Riset Arkeometri BRIN, Adhi Agus Oktaviana mengatakan, antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai usia lukisan gua hingga upaya konservasi situs-situs prasejarah. Ia berharap generasi muda kian mengapresiasi warisan budaya tersebut, termasuk melalui akses virtual yang tersedia di Google Arts & Culture.
“Yang kita harapkan sebenarnya generasi penerus, teman-teman muda di Indonesia bisa mengapresiasi gambar-gambar cadas yang ada di Nusantara. Salah satunya bisa mengunjungi misalnya seperti yang sudah kita buat ada di Google Arts & Culture, ada First Picture and Ancient Canvas. Di situ teman-teman muda bisa lihat secara virtual gambar-gambar cadas yang teman-teman bisa tahu juga karena sulit diakses sebagian besar.” kata Peneliti Gambar Cadas Pusat Riset Arkeometri BRIN, Adhi Agus Oktaviana, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Jumat, 3 Juli 2026.
| Baca juga: BRIN Ungkap 'Jalur Tol' Purba Rute Manusia Afrika Menuju Indonesia |