27 June 2026 19:31
Upaya pencapaian kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran kini terancam gagal setelah kedua negara kembali terlibat dalam aksi saling serang. Ketegangan memuncak usai Amerika Serikat mengklaim telah melancarkan serangan udara terhadap sejumlah fasilitas militer Iran sebagai respons atas dugaan serangan drone terhadap kapal dagang di Selat Hormuz. Aksi militer ini kian memperkeruh situasi di tengah proses diplomatik yang hingga kini belum membuahkan hasil permanen.
Dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Sabtu 27 Juni 2026, Komando Pusat Militer Amerika Serikat (CENTCOM) merilis rekaman yang diklaim memperlihatkan serangan ke fasilitas penyimpanan rudal, drone, dan radar pantai milik Iran pada Jumat.
Menurut CENTCOM, operasi itu dilakukan setelah kapal berbendera Singapura, MV Ever Lovely, diduga diserang drone saat melintasi Selat Hormuz. Insiden tersebut dilaporkan hanya menyebabkan kerusakan ringan pada kapal.