Karhutla Mulai Ancam Menara SUTET di Palangka Raya

21 October 2026 09:55

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jalan G. Obos, Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai mengancam menara Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). 

"Untuk api saat ini sudah mulai mendekati SUTET, karena di belakang kita bisa kita lihat ada SUTET, kemudian di jarak sekitar 100 meter ke depan itu sudah kantor Pemkot," ujar Personel Kodim 1016 Palangka Raya, Serma Enggar, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV, Rabu, 21 Oktober 2026.

Selama dua hari, petugas gabungan dari Tim Serbu Api Kelurahan (TSAK) Menteng, pemadam kebakaran (Damkar) Hiu Putih, dan Komando Distrik Militer (Kodim) 1016 Palangka Raya telah berupaya memadamkan api.

"Betul, kita sudah berupaya memadamkan api karena ini memang objek vital, ya. Jadi kita ada instruksi khusus terkait dengan pengamanan objek-objek vital supaya tidak terjadi gangguan ke depannya," kata Serma.

Selain mengancam menara SUTET, api karhutla juga mulai mengancam permukiman dan membakar rumah warga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalteng mencatat terdapat 26 titik panas di Kota Palangka Raya dan 1.221 titik panas di seluruh wilayah kalteng. 

Sementara itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palangka Raya mencatat kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) telah menembus 11.276 kasus sejak Juni hingga 19 Oktober. Mengatasi kondisi tersebut, Dinkes Kota Palangka Raya menyediakan fasilitas rumah oksigen serta menerjunkan armada mobil oksigen keliling (mobile oxygen) untuk melayani warga yang terpapar kabut asap pekat akibat karhutla. 

Kondisi kabut asap di Kota Palangka Raya dilaporkan jauh lebih pekat dibandingkan hari-hari sebelumnya Memburuknya kualitas udara membuat puskesmas dan rumah sakit diserbu masyarakat yang mengeluhkan gangguan pernapasan serta sesak napas.

Guna memastikan warga mendapatkan penanganan medis secara cepat, pihak dinas kesehatan menyiagakan jaringan puskesmas di seluruh wilayah, termasuk memberlakukan jam operasional 24 jam pada beberapa fasilitas kesehatan.

Asap pekat dan api yang merambat di bawah permukaan lahan gambut menjadi kendala pemadaman

(Lutfia Azzahra)

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X