Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Tidak Sehat, ISPU di Tiga Wilayah Tembus Angka 100

19 October 2026 09:11

Kualitas udara di sejumlah wilayah DKI Jakarta pada Senin, 19 Oktober 2026 pagi, terpantau masuk dalam kategori tidak sehat. Berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang diakses dari situs web ispu.menlhk.go.id per pukul 08.24 WIB, kawasan Kebon Jeruk, Bundaran HI, dan Lubang Buaya mencatatkan angka ISPU di atas 100.

Dalam situs web tersebut, indikator kualitas udara ditampilkan melalui lima kategori warna. Warna hijau berarti kualitas udara dalam kondisi baik, biru (sedang), kuning (tidak sehat), merah (sangat tidak sehat), dan hitam (berbahaya).

Pantauan di stasiun DKI 5 Kebon Jeruk menunjukkan indikator berwarna kuning. Nilai ISPU di wilayah ini mencapai 101 dengan parameter kritis PM 2,5. Kondisi serupa juga terjadi di kawasan pusat perkotaan Bundaran HI, yang turut menyentuh indikator kuning dengan nilai ISPU 102 dan parameter kritis PM 2,5.
 



Bergeser dari Jakarta Barat dan Jakarta Pusat, indikator tidak sehat juga terlihat di wilayah Jakarta Timur. Titik pantau di Lubang Buaya mencatatkan nilai ISPU tertinggi di antara ketiga wilayah tersebut, yakni menyentuh angka 103 dengan parameter kritis yang sama di PM 2,5.

Merespons kualitas udara yang tidak sehat di wilayah Kebon Jeruk, Bundaran HI, dan Lubang Buaya, masyarakat setempat diimbau untuk meminimalisasi aktivitas di luar ruangan.

Bagi warga yang terpaksa beraktivitas di luar rumah, khususnya bagi pekerja yang harus menuju sentra perkantoran seperti kawasan Bundaran HI, sangat disarankan untuk disiplin mengenakan masker. Langkah preventif ini penting dilakukan agar masyarakat tetap sehat dan terhindar dari dampak buruk paparan polusi udara.

(Sofia Zakiah)


Close Ads X
Close Ads X