Pemprov DKI Kucurkan Rp876,7 Miliar untuk Renovasi 19 Sekolah, Ini Progresnya

Zein Zahiratul Fauziyyah • 16 October 2026 07:33

Jakarta:  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp876,7 miliar untuk renovasi dan revitalisasi 19 gedung sekolah pada tahun anggaran 2025. Hingga 9 Oktober 2026, sebanyak 16 gedung telah selesai direnovasi, sedangkan tiga lainnya masih dalam proses pengerjaan.

“Alhamdulillah, dari 19 gedung sekolah yang kami targetkan untuk direnovasi pada tahun anggaran 2025, sebanyak 16 gedung telah selesai 100 persen. Sementara itu, tiga gedung lainnya masih dalam proses perampungan,” ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Program renovasi ini mencakup sekolah dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK).
 



Renovasi tersebar di lima wilayah administrasi Jakarta. Di Jakarta Barat, pekerjaan mencakup SDN Tegal Alur 02/04, SMAN 33 Jakarta, SDN Jati Pulo 07, SMPN 130 Jakarta, SDN Kota Bambu 01/02, dan TKN Meruya Selatan. Selain itu, SDN Jati Pulo 08 Pagi dialihfungsikan menjadi unit sekolah baru SMPN 298.

Di Jakarta Selatan, sejumlah sekolah yang masuk dalam program ini antara lain SDN Cilandak Barat 08, SDN Cipulir 11, SDN Gandaria Selatan 03, SDN Lebak Bulus 04, SDN Tebet Timur 07, dan SMPN 15 Jakarta. Selain itu, terdapat pembangunan unit sekolah baru SMPN 299.

Di Jakarta Timur, renovasi meliputi SDN Pondok Bambu 01, SDN Cakung Timur 02, SMPN 91, serta SDN Pekayon 05/12. Di Jakarta Utara, program menyasar SMKN 55 Jakarta, sedangkan di Jakarta Pusat mencakup SDN Petojo Utara 01.

Pramono menyatakan, peningkatan sarana pendidikan menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk mendukung proses belajar mengajar. Ia juga memastikan renovasi dan revitalisasi sekolah akan dilanjutkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan prioritas pembangunan.

“Ke depan, Pemprov DKI Jakarta akan melanjutkan renovasi dan revitalisasi sekolah secara bertahap sesuai dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan,” ujar Pramono.

(Zein Zahiratul Fauziyyah)


Close Ads X
Close Ads X