Kekeringan Parah Landa 70 Desa di Pati, Pemda Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga

7 October 2026 13:28

Bencana kekeringan di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, kian meluas hingga melanda sedikitnya 70 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Mengeringnya embung penampungan serta sumur warga membuat masyarakat kini sepenuhnya bergantung pada suplai bantuan air bersih dari luar.

Merespons kondisi tersebut, pemerintah memperkuat distribusi bantuan ke titik-titik yang terdampak paling kritis. Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen bersama Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra turun langsung ke lapangan untuk menyalurkan air bersih kepada warga di Desa Trigo, Kecamatan Pucakwangi.

Guna menanggulangi dampak bencana dalam jangka pendek maupun jangka panjang, pemerintah menyiapkan pasokan air darurat sekaligus merencanakan perbaikan fasilitas irigasi.

"Irigasi karena di sini ada Bendungan Triuno yang itu bendungannya juga sebenarnya besar, ada 35 ribu kubik air. Akan tetapi memang butuh maintenance dan perbaikan-perbaikan," tutur Taj Yasin Maimoen dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Rabu, 7 Oktober 2026.
 


Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyebut pihaknya sudah menyiapkan dana untuk menangani kekeringan ini. 

"Kami masih tetap terus berupaya untuk pengiriman air-air bersih, entah dari CSR, entah dari dana BTT sudah kami siapkan juga untuk menangani kekeringan ini. Memang kembali lagi kekeringan ini harus kita tangani secara tuntas. Makanya kami juga sudah berkoordinasi dengan PDAM terkait jaringan-jaringan yang bisa diperluas," ujar Risma Ardhi Chandra.

Selain menyiagakan alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), langkah strategis yang kini disiapkan adalah memperbaiki Bendungan Sungai Triuno agar debit air dapat kembali dialirkan ke permukiman. Pemerintah juga tengah mengkaji opsi teknologi desalinasi, mengingat sebagian sumber air tanah di wilayah Pati memiliki kadar air payau.

(Firny Firlandini Budi)


Close Ads X
Close Ads X