Kasus ISPA Melonjak Dratis, Gubernur Banten Perpanjang PJJ

9 September 2026 10:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperpanjang kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Hal itu diputuskan lantaran jumlah penderita Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) mengalami kenaikan imbas paparan abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau

"Kami telah memantau kualitas udara. Sampai saat ini kualitas udara kita memang lebih baik daripada sebelumnya, tapi tetap masih perlu diwaspadai khususnya untuk anak-anak. Maka kami memutuskan PJJ dilanjutkan sampai dengan hari Jumat," ujar Gubernur Banten Andra Soni, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia Metro TV, Rabu, 9 September 2026. 

Disamping itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebut meski aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai menurun, namun erupsi masih terus terjadi. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk menggunakan masker pada saat beraktivitas di luar ruangan.

Sementara itu, kabar terbaru melaporkan bahwa Gunung Anak Krakatau kembali erupsi. Teranyar, gunung api aktif yang berada di Selat Sunda itu erupsi pada Rabu dini hari, 9 September 2026.

"Terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau pada hari Rabu, 09 September 2026, pukul 00.47 WIB," tulis Instagram @bpbdlampung dikutip Rabu, 9 September 2026.

Namun, visual letusan tidak teramati. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum erupsi tersebut 51 mm. Durasi erupsi berlangsung selama 28 detik. Status erupsi dinyatakan selesai.

Badan Geologi Kementerian ESDM turut mengimbau masyarakat, wisatawan, dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X