Gas Mulai Langka di India Imbas Konflik Timur Tengah

27 March 2026 17:42

India: Ketegangan politik di Timur Tengah kini mulai berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari warga India. Gangguan pasokan energi melalui Selat Hormuz menyebabkan kelangkaan gas di New Delhi.

Situasi ini membuat para pelaku usaha kuliner harus mencari solusi kreatif. Sebagian dari mereka bahkan terpaksa kembali menggunakan kayu bakar agar dapur usaha tetap bisa beroperasi.

Salah satu pengusaha kafe di New Delhi, Mohammad Rafi, mengaku kesulitan menjalankan usahanya di tengah kelangkaan gas elpiji. Biasanya, dia menggunakan empat tabung untuk melayani ribuan pelanggan setiap hari, namun kini ia hanya memiliki satu tabung tersisa.

"Kami khawatir tentang apa yang harus dilakukan. Kami bahkan tidak bisa menggunakan kayu bakar karena menyebabkan polusi. Bisnis kami sangat terdampak. Negara ini sedang menghadapi krisis karena perang yang sedang berlangsung," ungkap Rafi, dikutip dari Zona Bisnis, Metro TV, Jumat, 27 Maret 2026. 
 

Baca Juga: Ketidakpastian Konflik AS-Iran Bikin Harga Minyak Sedikit Menurun

Selama ini, India mengimpor lebih dari 70 persen kebutuhan minyak mentahnya yang sebagian besar melalui Selat Hormuz. Gangguan di jalur ini menyebabkan kelangkaan hampir di beberapa wilayah India.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemerintah India kini memprioritaskan pasokan gas untuk rumah tangga dan mendorong kilang untuk meningkatkan produksi. Di sisi lain, kelangkaan ini juga membuat harga tabung gas di pasar gelap melonjak hingga lima kali lipat.

"Tidak ada elpiji yang tersedia. Orang-orang terpaksa membeli tabung gas di pasar gelap dengan harga tiga sampai lima kali lipat dari harga biasanya," tutur Warga New Delhi, Mohammad Irshad.  

(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)