Usai Kerusuhan Ilaga, Bupati Puncak Pastikan Pemerintahan Berjalan Normal

13 August 2026 12:20

Bupati Puncak Elvis Tabuni memastikan roda pemerintahan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, tetap berjalan normal usai insiden pembakaran dan perusakan sejumlah kantor pemerintahan di Ilaga. Situasi dan kondisi di Ilaga juga telah berlangsung kondusif.

"Jadi situasi saat ini kondusif, aman sekarang. Pemerintah tetap berjalan," ujar Elvis, dalam program Headline News Metro TV, Kamis, 13 Agustus 2026.

Guna menyelesaikan kesahpahaman yang terjadi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak akan mengundang seluruh kepala desa untuk berdialog secara terbuka. 

"Nanti ya kita undang seluruh kepala desa untuk hadir dan memberi penjelasan," kata Elvis. 

 




Sebelumnya, sejumlah kantor pemerintahan di Ilaga, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, dibakar massa pada Selasa malam, 11 Agustus 2026, buntut dari protes penyaluran dana desa tahap I tahun 2026. Polres Puncak menyiagakan puluhan personel untuk mengantisipasi meluasnya gangguan keamanan.

"Kami tetap melakukan pengamanan dan pemantauan situasi untuk memastikan kondisi tidak berkembang dan mengganggu keamanan masyarakat," kata Kapolres Puncak, AKBP Domingos De F. Ximenes, dalam keterangan yang diterima di Nabire, Selasa, 11 Agustus 2026, melansir Antara.

Titik api berada di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (PMK), Kantor Bupati, DPRD, Disdukcapil, Kesbangpol, Dinas Sosial, dan Kantor Bagian Keuangan. Satu unit kendaraan roda empat milik Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Puncak yang terparkir di halaman Kantor Bupati juga turut terbakar dalam kejadian tersebut 

Pembakaran dan perusakan diduga terjadi karena adanya kesalahpahaman warga terkait penurunan alokasi dana desa untuk anggaran tahun 2026. Alokasi dana desa Kabupaten Puncak mengalami penurunan dari Rp154,7 miliar pada 2025 menjadi Rp103,1 miliar pada 2026.

Penurunan terjadi sekitar 33 persen atau sebanyak Rp51,5 miliar. Elvis menegaskan jika penurunan dana desa terjadi, karena adanya kebijakan efisiensi anggaran oleh pemerintah pusat.  

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X