3 November 2026 22:41
Martha Amalia Iflahah, istri sah dari Dwi Bagus Martono, tersangka pembunuhan berencana disertai mutilasi terhadap istri siri dan anak tirinya di Madiun, Jawa Timur, akhirnya buka suara di hadapan publik. Sembari menahan tangis, Martha menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak mengetahui aksi keji yang dilakukan sang suami.
Martha menuturkan, kebohongan suaminya baru mulai terendus pada 10 Oktober lalu saat Dwi Bagus mengaku telah menikah siri dengan perempuan lain. Saat itu, sang suami berdalih bahwa istri siri beserta anaknya hilang secara misterius.
Fakta mengerikan baru terbongkar seutuhnya setelah tim kepolisian menciduk Dwi Bagus pada Minggu malam, 25 Oktober. Saat itulah terungkap bahwa korban tidak hilang, melainkan dihabisi secara sadis oleh Dwi Bagus.
"Waktu tanggal 10 itu saya masih mencerna fakta ternyata ada hubungan lain yang dia bangun di atas rumah tangga kami. Lalu dia menceritakan istri siri dan anaknya itu hilang. Saya sama sekali tidak tahu kejadian sebenarnya sampai akhirnya dia ditangkap," kata Martha dikutip dari tayangan Primetime News, Metro TV, Selasa, 3 November 2026.
Martha mengaku sangat terpukul dan merasa menjadi korban atas perbuatan keji suaminya. Ia sempat merasa terbebani secara moral karena harus menanggung rasa malu dan stigma di tengah masyarakat atas perbuatan yang tidak pernah ia lakukan.