Pemadaman Karhutla di Desa Kalibandung Terkendala Lahan yang Sangat Luas

9 September 2026 11:17

Petugas masih berjuang memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di Desa Kalibandung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar). Lahan kebakaran yang begitu luas membuat para petugas kewalahan. 

Luas lahan di Desa Kalibandung seluas  4.000 hektare. Termasuk kawasan hutan lindung seluas 3.000 hektare di dalamnya. Diperkirakan luas lahan yang telah terbakar mencapai 500 hingga 900 hektare hingga saat ini.

Kepala Desa Kalibandung, Sanhaji, menyebut lahan yang begitu luas membuat selang pemadam tidak mampu mencapai titik yang jauh. Sementara itu, sumber air yang diperlukan untuk pemadaman terletak cukup jauh.

Tidak hanya itu, pasokan sumber air juga terganggu akibat kekeringan. Walau demikian, masih ada bantuan pemadaman dari berbagai pihak yang sangat berperan dalam mengatasi karhutla. 

"Ya, kalau untuk saat ini, Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari Manggala Agni, TNI, dan juga dari relawan masyarakat. Artinya sekarang ini sebagian sudah teratasi. Jadi mudah-mudahan besok sampai seterusnya nih secepatnya lah," ujar Sanhaji, dikutip dari tayangan Selamat Pagi Indonesia pada Rabu, 9 September 2026. 

Sementara itu, upaya pemadaman maupun pendinginan terus dilakukan oleh seluruh personel gabungan yang terdiri dari Kodim 1207 Pontianak bersama Batalyon 882 Hulu Balang, Manggala Agni dan pihak lainnya. Upaya pemadaman telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan. 

"Kami, sudah istilahnya sudah lebih dari satu bulan lebih kami melaksanakan pemandaman di Desa Kalibandung. Hanya terkendala, memang lahan cukup luas dengan keterbatasan personil. Nah, kami bisa berbuat semampu, sekuat tenaga kami, untuk istilahnya memadamkan api yang cukup luas ini," ujar Anggota Kodim 1207 Pontianak, Sersan Kepala Takbir. 

Di samping itu, kendala juga dirasakan oleh tim Manggala Agni yang turut memadamkan api. Tim Manggala Agni menyebut penggunaan suntik gambut (sumbut) merupakan cara yang bisa memadamkan lahan gambut, meski  satu-satunya cara yang paling efektif untuk menangani karhutla di Kubu Raya adalah hujan.

"Untuk penggunaan sumbut yaitu suntik gambut bisa kami gunakan ketika kebakarannya sudah kebakaran di bawah, karena ini lagan gambut. Artinya kebakaran sudah dalam yang memang perlu tekanan air yang cukup tinggi begitu. Tapi untuk saat ini yang kendalanya juga itu sumber air," ujar Tim Manggala Agni Daops Pontianak, Syofian Wijaya. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X