Bandar Lampung: Video penggerebekan yang diduga dilakukan tim khusus Polda Lampung viral di media sosial. Dalam video tersebut, aparat kepolisian dikabarkan berhasil menangkap salah satu pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terlibat dalam penembakan terhadap Bripka anumerta Arya Supena.
Peristiwa penggerebekan disebut terjadi di wilayah Kabupaten Lampung Timur. Dalam rekaman video amatir warga, terdengar beberapa kali suara letusan tembakan saat aparat kepolisian melakukan pengejaran dan penggerebekan terhadap terduga pelaku.
Pelaku Diduga Berperan sebagai Joki
Berdasarkan informasi yang diterima, aparat Polda Lampung dan jajarannya disebut berhasil mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial H. Terduga pelaku diduga berperan sebagai joki atau pembawa sepeda motor dalam aksi pencurian kendaraan bermotor tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian hingga kini belum memberikan konfirmasi resmi terkait kebenaran
video viral maupun identitas pelaku yang diamankan.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helfi Assegaf mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.
“Ini masih proses penyedikan. Kita lagi penyelidikan, nanti setelah ada kepastian baru kita konfirmasi. Sebanyak apa pun informasi tersebut harus kita klopkan terlebih dahulu,” ujar Helfi.
Ia juga menyebut pihak kepolisian telah mengidentifikasi sejumlah pihak yang diduga terlibat. Namun, informasi lebih lanjut belum dapat disampaikan kepada publik karena
proses penyidikan masih berjalan.
“Sudah teridentifikasi, nanti kita informasikan setelah selesai. Berarti belum terkonfirmasi video viral ini? Belum. Nanti kita informasikan setelah selesai,” kata Helfi, menambahkan.
Bripka Arya Supena Tewas Ditembak
Sebelumnya, anggota Polda Lampung Bripka Arya Supena meninggal dunia setelah ditembak pelaku pencurian sepeda motor di sebuah toko oleh-oleh di Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung.
Korban mengalami luka tembak di bagian kepala samping hingga tembus. Kasus tersebut sempat menjadi perhatian publik dan memicu pengejaran intensif oleh aparat kepolisian terhadap para pelaku.
Hingga kini, Polda Lampung masih terus melakukan pengembangan kasus dan memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam aksi pencurian kendaraan bermotor yang menewaskan anggota polisi tersebut.