Basarnas menyebut bangkai Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 telah bergeser sejauh 453 meter dan berada di kedalaman 29 meter sejak terakhir ditemukan. Meski demikian, bangkai kapal masih kedap dan tidak terjadi kebocoran minyak di lautan yang berpotensi memicu polusi perairan.
"Karena dari kemarin yang awal itu tenggelam di kedalaman 21 meter sehingga masih terlihat. Nah Sekarang mulai kemarin tenggelam di kedalaman 29 meter. Tidak ada kebocoran, sehingga di sekitar kapal itu tidak ada polusi, yang utama adalah minyak, oli, dan segala macam. Jadi masih jernih, bening," ujar Direktur Operasi Basarnas, Laksma TNI Yudhi Bramantyo, dikutip dari tayangan Metro Hari ini Metro TV, Jumat, 18 September 2026.
Sementara itu, proses investigasi kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 diserahkan kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (
KNKT). Mulai dari penyelidikan mengenai penyebab insiden, maupun dugaan kelalaian sepenuhnya menjadi kewenangan dan tugas pokok KNKT.
“Nanti biar KNKT yang melakukan investigasi ya, karena itu merupakan tupoksinya KNKT. Jadi kita menyerahkan sepenuhnya investigasi kepada KNKT," ujar Menteri Perhubungan (
Menhub) Dudy Purwagandhi dalam tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat, 18 September 2026.
Presiden Prabowo Subianto, kata Dudy, juga telah mengarahkan jajaran terkait untuk melakukan investigasi menyeluruh guna mengidentifikasi penyebab pasti dari setiap kejadian. Hasil investigasi tersebut nantinya akan dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan pada sistem keselamatan pelayaran.
"Kemarin Presiden Prabowo menyampaikan untuk melakukan investigasi ya. Kami mesti melihat dulu penyebab kecelakaan tersebut. Yang pasti kalau memang ada yang diperbaiki akan kita perbaiki," kata Dudy.
(Lutfia Azzahra)