18 September 2026 18:35
Keluarga penumpang Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 sempat terlibat perdebatan dengan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Keluarga korban menuntut agar langkah evakuasi dipercepat sekaligus mendesak perusahaan kapal hadir dan bertanggung jawab.
Syafii pun merespons sejumlah tuntutan pihak keluarga. Dia memastikan bahwa pihaknya sedang mengupayakan agar evakuasi dapat dipercepat. Termasuk upaya pengangkatan kapal ke darat.
"Yang saya lihat kondisi kapal terbalik. Berat kapal ini 14 ribu ton, bukan sesuatu yang gampang seperti kapal yang bisa kita balik, yang kita tarik. Kami sampai menghadirkan teknologi-teknologi dunia untuk kita ajak sharing untuk bisa mengambil tindakan," ujar Sayfii, dikutip dari tayangan Metro Hari Ini Metro TV, Jumat, 18 September 2026.
Di sisi lain, persoalan data manifes yang carut marut juga menjadi pokok persoalan. Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai ketidakjelasan data manifes dapat menyulitkan proses pendataan serta pemberian santunan hak-hak korban.
"Ya saya kira ini lagi-lagi persoalan manifes ya, sehingga ini menjadi persoalan yang serius. Data manifes yang tidak jelas ini akhirnya kan menyulitkan keluarga korban mendapat santunan ya, mendapat hak-haknya. Tapi ini kan butuh waktu juga. Santunannya jenisnya apa, maaf, meninggal, dia luka ringan, luka berat, tiga kategori itu yang diberikan ya. Nah tapi untuk masa-masa seperti ini, ya kita berharap keluarganya bisa bersabar juga karena kalau proses membalikkan kapal itu kan itu kapal besar baja ya. Tidak mudah, perlu waktu," ujar Djoko.