Siti Yona Hukmana • 2 January 2026 09:23
Jakarta: Fosil manusia purba Homo erectus atau yang dikenal sebagai manusia jawa (javaman) kini berada di Museum Nasional Indonesia, Jakarta. Fosil prasejarah itu dikembalikan Belanda, setelah lebih dari 130 tahun berada di Negara Kincir Angin itu.
Adapun penyerahan secara simbolis dilakukan di Leiden, Belanda pada September 2025. Penanggung Jawab Unit Museum Nasional Indonesia, Muhammad Rosyid mengatakan fosil itu tiba di Museum Nasional pada 17 Desember 2025.
"Jadi koleksi Homo Erectus yang diperoleh ini tiba 17 Desember 2025, ini merupakan komitmen bersama antar pemerintah Indonesia dengan Belanda," kata Rosyid kepada Metro TV saat ditemui di Musuem Nasional, Kamis, 1 Januari 2026.
Berjenis kelamin wanita
Fosil manusia purba yang dikembalikan ini berjenis kelamin wanita. Artefak bersejarah yang diterima berupa tengkorak, geraham, dan tulang paha. Ada pula, cangkang kerang dikembalikan, yang ditemukan di sekitar penemuan fosil Homo Erectus.
"Itu fauna di masa itu," ucap Rosyid.
Rosyid mengatakan setelah diterima di Museum Nasional Indonesia, koleksi tersebut dipamerkan di Pameran Sejarah Awal, Museum Nasional Indonesia, Gedung A, Lantai 1.
"Saya kira ini momentum luar biasa, di mana koleksi ini menjadi media pembelajaran terkait dengan konteks akademis dan juga bisa dijadikan sebagai wahana rekreatif dari Museum Nasional Indonesia," ungkap Rosyid.
Pengembalian fosil prasejarah yang ditemukan dan dibawa ilmuwan Belanda Eugene Dubois pada masa kolonial ini, menjadi langkah awal repatriasi puluhan ribu fosil lainnya yang masih ada di Belanda. Rosyid menyebut fosil lainnya menyusul dikirim ke Indonesia tahun ini.
"Saya kira nnti akan menyusul koleksi yang lainnya, dimana nanti ini secara mekanisme dan lain sebagainya sedang dipersiapkan. Insyaallah di 2026 koleksi yang lain akan kembali ke Indonesia," pungkas Rosyid. (Yon)