28 May 2026 15:51
Irak membuka peluang kerja sama dengan Rusia untuk menjaga stabilitas kawasan di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran.
Dikutip dari tayangan Metro Pagi Primetime Metro TV, Kamis 28 Mei 2026, pernyataan itu disampaikan Penasihat Keamanan Nasional Perdana Menteri Irak, Qasim al-Araji, saat bertemu Sekretaris Dewan Keamanan Rusia Sergey Shoigu, di sela Forum Keamanan Internasional, di Moskow.
Dalam pertemuan tersebut, Araji menyebut Irak kini berada di tengah situasi yang rumit dan menjadi medan terbuka dalam ketegangan antara AS dengan Iran.