Penambahan Alutsista TNI: Jet Tempur Rafale hingga Radar GCI

20 May 2026 08:07

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan sejumlah alat utama sistem persenjataan atau alutsista kepada Markas Besar TNI dan TNI Angkatan Udara dalam seremoni yang digelar di Base Ops Pangkalan TNI Angkatan Udara Hali Perdana Kusuma, Jakarta Timur. Lalu apa saja alutsista yang diserahkan berikut fakta dan datanya dalam segmen fact check. 


Penyerahan alutsista


Terdapat 6 pesawat Multi-Role Combat Aircraft atau MRCA Rafale produksi Dassault Aviation. 6 Rafale yang tiba ini merupakan bagian dari pengadaan dengan total 42 unit yang telah diteken sejak 2022 lalu. Kemudian ada 4 pesawat Falcon 8X yang diproduksi Dassault juga.

Satu pesawat Airbus E400M Multi-Role Tanker Transport atau MRTT. Kemudian juga ada radar Ground Control Intervention atau GCI GM403 dan juga sistem persenjataan Hammer Smart Weapon Missile atau Rudal Meteor. 

Fungsi dan juga tujuan dari penambahan alutsista 


Rafale merupakan pesawat tempur canggih generasi 4.5 yang menjadi salah satu pesawat andalan negara-negara anggota NATO. Rafale termasuk dalam kategori pesawat Omni-Role sehingga mampu melakukan berbagai jenis misi memperkuat kemampuan tempur udara ke udara ataupun juga udara ke darat.

TNI AU melalui dukungan rudal jarak jauh meteor dan juga Hammer. Kemudian pesawat Falcon 8X akan mendukung mobilitas strategis misi-misi komando dan juga pengawasan. Adapun untuk pesawat yang berikutnya kita ke grafis berikutnya.

Yaitu pesawat A400M MRTT ini menjadi elemen penting dalam memperkuat kemampuan angkut strategis dan juga pengisian bahan bakar di udara. Di sisi lain radar GCI GM403 akan berfungsi sebagai sistem deteksi dini terhadap ancaman udara.

Radar ini juga turut membantu mengarahkan pesawat tempur itu menuju sasaran yang melanggar kedaulatan wilayah udara Indonesia. 

Spesifikasi dan keunggulannya Rafale


Pesawat ini mampu terbang dengan kecepatan maksimum itu setara 750 knot. Ketinggian operasional maksimum Rafale itu mencapai 15,24 km. Dengan radius tempur yaitu 1850 km dan jangkauan terbang hingga 3700 km. Pesawat ini juga dapat mengangkut muatan senjata lebih dari 9 ton bayangkan.

Dari sisi persenjataan Rafale dapat membawa berbagai jenis rudal antara lain seperti Mika, Sidewinder, Asram, Amram. Kemudian juga rudal udara ke darat seperti Apache. Kemudian juga AS-30L, Alarm, Harm dan juga Maverick. 


Penjelasan Presiden terkait penambahan alutsista


Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa penyerahan alutista ini merupakan satu tonggak penambahan kekuatan baru. Bahwa harus terus ditingkatkan kekuatan pertahanan kita sebagai penangkal atau sebagai deteran.

Kita tidak punya kepentingan selain untuk menjaga wilayah kita sendiri. Dan ke depan pemerintah berkomitmen untuk terus membangun postur pertahanan yang kokoh di seluruh lini. Dilakukan secara bertahap guna memastikan untuk keamanan seluruh wilayah Indonesia, baik udara, laut, maupun juga darat. 

Sumber: Redaksi Metro TV

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Wijokongko)