Nattasya Amani Vrazeti • 1 October 2026 12:30
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kenaikan kasus Influenza A yang terjadi di Jakarta saat ini masih tergolong kecil dan berada dalam batas normal. Ia menyebut Pemprov DKI telah melakukan pendalaman terkait hal tersebut.
Pernyataan itu disampaikan Pramono usai Press Conference Jakarta Running Festival 2026 di Balai Kota DKI Jakarta pada Rabu, 30 September 2026.
“Ini normal-normal aja baru 15% sehingga dengan demikian ini masih dianggap sebagai mild dan normal,” ucap Pramono.
Kenaikan kasus Influenza A di Jakarta sendiri baru berada di kisaran 15 persen. Ia menegaskan, suatu kondisi baru dapat dikategorikan sebagai outbreak atau wabah apabila lonjakan kasusnya melampaui angka 100 persen.
“Dan akan dianggap ini sebagai outbreak ataupun wabah atau apapun kalau kenaikannya di atas 100%,” lanjut Pramono.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan adanya kenaikan kasus ISPA sebesar 15,7 persen. Meski demikian, hal tersebut masih dianggap sebagai pola musiman dan belum mengindikasikan adanya lonjakan tajam pada kasus Influenza A.
Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati menjelaskan data tersebut dihimpun dari laporan puskesmas se-Jakarta. Ia menegaskan, naiknya kasus ISPA tidak bisa langsung disimpulkan sebagai Influenza A lantaran ISPA dapat dipicu oleh beragam kuman dan faktor risiko lain.
“Berdasarkan data Puskesmas di DKI Jakarta, kasus ISPA di Jakarta menunjukkan peningkatan sesuai pola musiman, meningkat sekitar 15,7 persen. Namun, peningkatan kasus ISPA tidak serta-merta berarti seluruhnya disebabkan oleh Influenza A,” ujar Ani.