Bantah Terlibat Korupsi Kuota Haji, Gus Yaqut Salahkan Oknum Staf

23 October 2026 14:49

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas membantah keterlibatan dirinya dalam korupsi kuota haji. Yaqut menyalahkan oknum staf yang memungut biaya percepatan tanpa sepengetahuannya. 

"Ada mereka yang melakukan tindakan tanpa sepengetahuan menteri. Misalnya, staf-staf yang melakukan transaksi memungut fee gitu ya. Entah itu visa percepatan atau yang lain," ujar Yaqut, dikutip dari tayangan Metro Siang Metro TV, Jumat, 23 Oktober 2026.

Menurut Gus Yaqut, kebijakan menggeser kuota tambahan ke haji khusus murni diambil demi keselamatan jemaah. Hal ini menyusul ditutupnya area Mina Jadid yang biasa menampung puluhan ribu jemaah reguler, sementara pagu anggaran tidak memungkinkan penempatan di zona premium.

Dia mengaku sudah sering mengingatkan para stafnya agar tidak melakukan praktik pungli. Namun peringatan itu tidak didengarkan.




"Padahal saya sudah ingatkan berkali-kali, saya sudah ingatkan berkali-kali, tapi mereka masih melakukan itu. Dan mereka ini saya kira yang harus menghadapi proses hukum," katanya.

Menyikapi itu, Ahli Hukum Administrasi Negara Universitas Gadjah Mada (UGM), Richo Andi Wibowo, mengingatkan Yaqut, bahwa meskipun Yaqut menyangkal keterlibatannya dalam korupsi kuota haji, alasan tersebut tidak serta-merta menghapus tanggung jawab Yaqut sebagai menteri. Menurutnya, hal yang perlu ditelusuri adalah pelaksanaan mekanisme kontrol dan kewajiban pengawasan oleh pejabat yang berwenang.

"Pertanyaan yang perlu digali lebih dalam adalah apakah ada mekanisme kontrol yang cukup yang telah dilakukan. Dan apakah ada kewajiban yang sedang dilanggar, misalnya kewajiban untuk monitoring, supervisi, dan segala macamnya itu sudah benar-benar diindahkan atau belum?” kata Richo.



(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X