Menkeu Suahasil: Presiden Prabowo Minta Efisiensi Belanja Negara

3 November 2026 22:56

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga (K/L) untuk memperketat efisiensi belanja negara pada pengujung tahun anggaran. Arahan tersebut disampaikan seiring dengan proyeksi sisa alokasi belanja negara pada November hingga Desember yang masih mencapai sekitar Rp990 triliun.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga penutupan Oktober terpantau masih berada di jalur yang tepat (on track), baik dari sisi penerimaan maupun belanja. Kendati demikian, percepatan serapan anggaran di sisa tahun harus dibarengi dengan prinsip kehati-hatian.

"Untuk tutup bulan Oktober, semuanya on track untuk pendapatan dan belanja. Kira-kira untuk pendapatan negara, kami harus mengumpulkan lagi pada November-Desember sekitar Rp600 triliun lebih, dan untuk belanja negara masih sekitar Rp990 triliun yang akan dibelanjakan," kata Suahasil dikutip dari tayangan Headline News, Metro TV, Selasa, 3 November 2026.
 



Menyikapi besarnya sisa belanja negara tersebut, Presiden Prabowo secara khusus memberikan arahan agar belanja K/L tetap berpedoman pada tata kelola yang baik dan berorientasi pada hasil nyata (output).

"Bapak Presiden memberikan arahan bahwa untuk belanja tetap harus dilakukan dengan efisien. Dua bulan terakhir seperti biasa, operasi APBN di akhir tahun biasanya 'ngegas'—lebih cepat dan lebih besar. Itu silakan, tetapi harus tetap efisien, tetap dalam tata kelola yang baik, dan sesuai dengan target output yang dicanangkan ketika meminta anggaran tersebut," ucap Suahasil.

Suahasil menambahkan, Kementerian Keuangan terus berkoordinasi dengan seluruh pimpinan K/L agar tidak terjadi pemborosan anggaran menjelang tutup tahun anggaran. Di sisi lain, pemerintah juga terus mengoptimalkan pos-pos penerimaan negara guna menjaga kesehatan dan kesinambungan fiskal nasional.

"Kami mengimbau seluruh K/L untuk meningkatkan efisiensi di penghujung tahun anggaran. Pendapatan negara tetap kita cari dan optimalkan, tetapi belanjanya terus kita efisienkan," ucapnya.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X