Alergi Cuaca? Ini yang Bisa Dilakukan untuk Mengatasinya!-Tips Kesehatan

Zein Zahiratul Fauziyyah • 3 July 2026 14:57

Jakarta: Perubahan ekstrim cuaca Indonesia dapat memicu alergi cuaca, baik akibat kemarau maupun hujan. Alergi cuaca merupakan kondisi dimana tubuh mengalami gejala-gejala tertentu akibat perubahan cuaca. Alergi cuaca dapat disebabkan karena reaksi berlebihan yang dialami sistem kekebalan tubuh terhadap perubahan suhu. 

Sehingga, tubuh akan respons seakan dihadapi ancaman walaupun tidak terdapat alergen. Gejala-gejala alergi cuaca dapat beragam sesuai tingkat respons tubuh masing-masing. Gejala-gejala alergi dapat mencakup gejala ringan hingga berat, seperti mata berair dan gatal, bersin, biduran, hingga sakit kepala, kelelahan, nyeri sendi, ataupun pingsan. 

Cara-cara pencegahan dan mengatasi alergi cuaca


Terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah sekaligus mengatasi gejala-gejala alergi cuaca. Simak informasinya sebagai berikut, dikutip dari laman resmi AloDokter. 


Menjaga kebersihan rumah


Kelalaian dalam menjaga kebersihan rumah dapat memicu menumpukan tungau, jamur, debu-debu, hingga serbuk sari. Hal-hal tersebut dapat membuat gejala-gejala alergi cuaca menjadi lebih buruk. Menjaga kebersihan rumah, seperti kerajinan dalam menyapu, pel, vakum, hingga mengganti seprai dapat mengurangi hal-hal yang memperburuk gejala-gejala alergi cuaca. Selain itu, penggunaan dehumidifier dapat membantu menjaga tingkat kelembaban udara saat musim hujan. Serta, menurunkan resiko pertumbuhan jamur. 


Memakai pakaian sesuai cuaca


Jika mengalami gejala-gejala alergi pada cuaca dingin, sebaiknya pilihan pakaian mencakup baju seperti kardigan, jaket, dan sejenisnya yang dapat membantu kehangatan. Sehingga, suhu tubuh dapat tetap stabil dan kulit dapat terlindungi dari suhu dingin. Jika mengalami gejala-gejala alergi pada cuaca panas, sebaiknya memilih pakaian dengan bahan yang dapat menyerap keringat seperti katun. Sehingga, kelembaban dan kekeringan kulit dapat terjaga agar menurunkan resiko ruam atau iritasi akibat keringat berlebihan.

Mandi dengan suhu air khusus 


Untuk meredakan gejala-gejala alergi cuaca panas, mandi dengan suhu air dingin. Selain itu, kompres dingin juga dapat digunakan agar menenangkan kondisi kulit yang mengalami gangguan akibat suhu panas. Dalam upaya mencegah gejala dan reaksi alergi cuaca dingin, mandi dengan suhu air hangat agar kulit tetap hangat. 


Minum obat alergi 


Obat-obat alergi seperti antihistamin dapat membantu mengatasi gejala-gejala yang timbul. Serta, dapat membantu menenangkan reaksi yang dialami sistem kekebalan tubuh terhadap hal-hal yang memicu gejala-gejala alergi. 


Sesuaikan jadwal aktivitas dengan cuaca


Sesuaikan jadwal aktivitas dengan cuaca yang sedang berjalan, terutama terkait dengan cuaca yang memicu gejala-gejala alergi. Dalam kondisi iklim panas, usahakan menjalani aktivitas-aktivitas dalam ruangan dengan suhu sejuk. Keluar rumah saat suhu udara lebih rendah, seperti pada pagi atau sore hari. Dalam kondisi iklim dingin, menghimbau  dari menjalani aktivitas diluar rumah saat suhu rendah. Jika harus menjalani aktivitas luar dalam suhu dingin, gunakan pakaian yang hangat agar kulit tetap terjaga dari suhu rendah.

(Odetta Aisha Amrullah)

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X