5 March 2026 00:03
Selat Hormuz, sebuah jalur laut sempit yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia. Tetapi hari ini, jalur energi terpenting dunia itu berdetak di ujung krisis. Sejak serangan militer gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran, ketidakpastian global melonjak tajam, mengancam stabilitas pasokan energi, perdagangan dan logistik dunia.
Selat Hormuz merupakan titik vital. Hampir 20% minyak dunia serta sebagian besar gas cair dunia melewati jalur ini setiap hari. Namun konflik terbaru telah menutup rute ini secara efektif. Kapal-kapal berhenti, asuransi perang dibatalkan dan harga minyak meroket.
| Baca juga: Pemerintah Siapkan Strategi Cegah Kelangkaan Energi |