.,
7 January 2026 19:11
Pelaku pembunuhan terhadap anak politikus PKS, Maman Suherman, berinisial HA, diketahui sempat berupaya menghilangkan sejumlah alat bukti dengan cara membakar dan menimbunnya di dalam tanah. Kepolisian Resor Cilegon mengungkap fakta terbaru terkait kasus pencurian disertai pembunuhan yang menewaskan Muhammad Axle Herman Miller di Cilegon, Banten.
Salah satu barang bukti yang dimusnahkan pelaku adalah kursi roda yang digunakan untuk mengangkut brankas dari lokasi kejadian. Kursi roda tersebut dibakar oleh HA. Sementara barang bukti lainnya ditemukan dikubur di kontrakan pelaku.
“Baik untuk barang bukti, ini ada barang bukti yang memang berasal dari TKP pembunuhan. Ada juga barang bukti yang kita amankan yang asalnya dari TKP pencurian dan pemberatan. Untuk TKP pembunuhan, barang buktinya ada pisau yang digunakan, kemudian ada tas yang digunakan oleh pelaku dan motor,” jelas Kanit Krimum Polres Cilegon, Ipda Rendhi.
Ia melanjutkan, “Kemudian dari TKP pencurian dan pemberatan, barang bukti yang kita amankan adalah barang-barang yang dicuri. Antara lain jam tangan mewah, beberapa jam tangan mewah lebih dari satu, dan juga emas yang berhasil dicuri oleh pelaku. Barang-barang itu kita temukan berada di kontrakan milik pelaku, ditanam di dalam tanah dan ditutupi oleh pot.”
| Baca juga: Pembunuhan Anak Politisi PKS Dilatarbelakangi Motif Ekonomi |
Sementara itu, orang tua korban, Maman Suherman, menyampaikan bahwa pihak keluarga masih menunggu proses rekonstruksi yang akan dilakukan Polres Cilegon untuk mengungkap fakta sebenarnya terkait kejadian yang menimpa anaknya.
“Kita kan masih ada tahap berikutnya, yaitu rekonstruksi yang belum dilanjutkan, sehingga kita harus bersabar menunggu akhir rekonstruksi yang nanti akan dilakukan. Mungkin kapan, saya juga belum ada penjelasan dari pihak kepolisian,” ujar Maman.
Sebelumnya, Polda Banten telah mengungkap sederet fakta terkait pembunuhan keji ini. Pelaku HA diketahui merupakan seorang karyawan swasta yang tinggal di rumah kontrakan di Perum Bumi Rakata Cilegon. HA ditangkap saat kembali beraksi membobol rumah mantan anggota DPRD Cilegon.
Polisi mengungkap bahwa HA melakukan pencurian di rumah mewah tersebut karena masalah ekonomi. Pelaku disebut bangkrut setelah mengalami kerugian besar dari aktivitas perdagangan kripto, dengan modal awal sebesar Rp400 juta.