Demak: Puncak arus balik di Jalur Pantura Kabupaten Demak, Jawa Tengah (Jateng) terhambat lantaran jalanan terendam banjir rob. Akibatnya, ribuan pemudik terjebak kemacetan panjang hingga empat kilometer (km).
Banjir setinggi 20-30 cm menggenang di Desa Purwosari, Kecamatan Sayung, Demak. Genangan air ini membuat laju kendaraan menjadi tersendat baik dari arah Semarang menuju Demak maupun sebaliknya.
Sebagian pengendara memilih memperlambat laju kendaraan lantaran takut terperosok banjir. Hal tersebut akhirnya membuat antrean mengular hingga beberapa kilometer. Di sisi lain, pengendara roda dua memilih menggunakan jalur alternatif lainnya guna menghindari risiko mati mesin atau mogok.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, banjir rob kerap terjadi mulai pukul 14.00 WIB hingga mencapai puncaknya saat menjelang petang. Kemacetan ini semakin diperparah lantaran banyaknya truk sumbu tiga atau lebih yang nekat melintas meski sudah dilarang.
Untuk mengatasi hal tersebut, Satlantas Polres Demak menerjunkan sejumlah personel untuk mengurai
kemacetan di beberapa titik rawan. "Untuk naiknya air ke jalan ini masih menyisakan ketersedatan cukup panjang, yaitu sampai di Onggorawe mulai KM 13. Jadi masih ada kurang lebih 4 km," ungkap Kepala Unit (Kanit) Turjawali Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kepolisian Resor (Polres) Demak, Iptu Khoirul, dikutip dar
i Metro Siang, Metro TV, Sabtu, 28 Maret 2026.
(Alfiah Ziha Rahmatul Laili)