Cari 5 Jurnalis Hilang, Tim SAR Gabungan Sisiri Pulau Rakata dan Panjang

11 September 2026 08:56

Pencarian lima orang jurnalis dan tiga orang kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Banten saat hendak meliput erupsi Gunung Anak Krakatau, terus dilakukan. Tim SAR Gabungan telah menyisir Pulau Rakata dan Pulau Panjang di sekitar Gunung Anak Krakatau, pada Kamis, 10 September 2026.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banten, Al AMrad mengatakan, pihaknya belum melakukan penyisiran di Pulau Sertung, karena terletak dalam radius tiga kilometer dari Gunung Anak Krakatau. Masuk dalam area rawan.

Meski demikian, ia mengatakan timnya telah memantau secara visual menggunakan teropong ke arah Pulau Sertung. Sebanyak enam tim yang melakukan pencarian juga masih belum menemukan titik terang terkait keberadaan para jurnalis dan kru kapal yang hilang.

"Dari enam sektor ini masih seperti itu, dan tadi telah kita lihat bersama juga dari hasil apa yang ditemukan ini masih dalam proses perjalanan ke dermaga Ciwandan," ujar Al Amrad, dikutip dari tayangan Headline News Metro TV pada Jumat, 11 September 2026. 

Sementara itu, Kapal TNI Angkatan Laut menemukan jaket pelampung (life vest) dan pelampung pinggang di perairan Selat Sunda pada hari ketiga pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026. 

Temuan barang pengaman tersebut berada pada jarak sekitar tiga mil dari lokasi terakhir rombongan yang diketahui. Pihak berwenang belum dapat mengonfirmasi apakah barang tersebut milik kapal cepat (speedboat) yang ditumpangi para jurnalis dan awak kapal. TNI Angkatan Laut (AL) tengah menunggu proses identifikasi dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) terkait temuan objek berupa pelampung tersebut.

"KAL Anyer melihat objek yang diduga sebagai swam vest atau life jacket berwarna oranye. Setelah didekati, objek tersebut diambil dan diangkat. Di sekitar lokasi juga ditemukan pelampung berbentuk botol berwarna putih," ujar Danlanal Banten, Letkol Laut Wawan Subagyo Mardani dalam tayangan Top News Metro TV, Kamis, 10 September 2026.

Barang temuan tersebut telah dibawa oleh tim Basarnas dari Pelabuhan Ciwandan ke Posko Induk di Carita, Banten, untuk diverifikasi bersama pemilik kapal dan pihak terkait. 

Jika terbukti milik kapal korban, fokus area penyisiran akan dipusatkan pada titik koordinat ditemukannya pelampung tersebut. Sebaliknya, jika barang tersebut bukan milik korban, radius wilayah pencarian akan diperluas.

Pencarian kelima jurnalis dan tiga kru kapal dihentikan sementara pada Kamis malam, 10 September 2026. Pencarian dihentikan sementara akibat kondisi cuaca. 

(Lutfia Azzahra)

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X