Adam Sektiawan Sulap Lahan Sempit Jadi Sumber Pangan Keluarga

29 September 2026 18:14

Keterbatasan lahan di kawasan pesisir tidak menjadi penghalang untuk menciptakan ketahanan pangan mandiri tingkat keluarga. Di Kelurahan Tugurejo, Kota Semarang, Jawa Tengah, seorang warga bernama Adam Sektiawan berhasil mengubah pekarangan rumah berukuran 6x9 meter menjadi lahan pertanian dan budidaya produktif.

Meski Kelurahan Tugurejo berada di wilayah pesisir dengan kondisi cuaca yang cenderung panas, Adam terbukti sukses membudidayakan berbagai jenis sayuran yang umumnya tumbuh di dataran sejuk. Berbagai tanaman seperti kangkung, sawi, kailan, selada hijau, selada merah, hingga brokoli tumbuh subur di pekarangan terbatas tersebut.

Gagasan ini bermula sekitar satu tahun lalu dari kegemaran keluarganya mengonsumsi sayuran. Awalnya, Adam mencoba menanam kangkung yang dinilai paling mudah dibudidayakan. Berbekal ketelatenan dan perawatan media tanam yang tepat, ia kemudian mencoba menanam berbagai varietas sayur lainnya yang kerap dianggap sulit hidup di daerah pesisir.

"Kurang lebih saya bertanam ini kurang lebih 1 tahun yang lalu, mulai menanam karena saya berpikir tanaman yang paling mudah itu adalah kangkung ya. Awalnya kita kangkung, tapi karena kita sering makan sayur, satu keluarga suka sayur, muncul ide-ide bagaimana kalau menanam tanaman sayur yang lainnya. Muncullah kita menanam kailan, sawi, sampai selada hijau, selada merah yang sebetulnya orang bilang susah untuk hidup di pesisir," ucap Adam, dikutip dari tayangan Metro Siang, Metro TV, Selasa, 29 September 2026.
 


Kunci keberhasilan budidaya di lahan sempit ini terletak pada pengelolaan media tanam serta pemanfaatan nutrisi organik secara terpadu. Di pekarangan yang sama, Adam juga memelihara ayam petelur, kolam ikan lele, serta budidaya maggot.

Menariknya, air limbah dari kolam lele dimanfaatkan kembali sebagai penyuplai nutrisi dan pupuk alami bagi tanaman sayurannya. Pemanfaatan air limbah lele dan kotoran ternak ini mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman secara alami tanpa bergantung pada bahan kimia.

"Kita manfaatkan dari lele, air limbahnya untuk menyuplai nutrisi secara organik." ucapnya. 

Inovasi pemanfaatan pekarangan 6x9 meter ini tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan harian keluarga Adam, tetapi juga memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya tentang pentingnya memaksimalkan ruang terbatas untuk sumber pangan keluarga.

(Nopita Dewi)


Close Ads X
Close Ads X