Apa yang Dimaksud Epstein Files? Ini Penjelasan Lengkapnya

5 February 2026 19:59

Jakarta: Dunia media sosial tengah ramai membicarakan Epstein Files setelah Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis jutaan arsip terkait kasus mendiang Jeffrey Epstein pada akhir Januari 2026. Istilah Epstein Files pun menjadi perbincangan global, memicu rasa ingin tahu publik tentang isi dokumen serta sosok-sosok yang disebut di dalamnya.

Epstein Files merupakan kumpulan berkas yang berisi dokumen, gambar, dan video yang memerinci aktivitas kriminal Jeffrey Epstein. Pada 30 Januari 2026, Departemen Kehakiman Amerika Serikat merilis arsip besar bertajuk Mega-Dump yang memuat lebih dari 3,5 juta halaman dokumen investigasi, transkrip dewan juri, serta data forensik digital. Rilis tersebut dilakukan sesuai mandat legislatif dalam Epstein Files Transparency Act.
 



Publikasi arsip ini kembali menyeret kasus Epstein ke permukaan. Jeffrey Epstein dikenal sebagai pelaku kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, pemerkosa berantai, serta sosok yang terlibat dalam jaringan perdagangan manusia. Skandal ini menjadi salah satu kasus kriminal terbesar yang mengguncang Amerika Serikat dan menyita perhatian dunia internasional.

Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan Epstein Files?

Secara teknis, Epstein Files bukanlah satu dokumen tunggal. Istilah ini merujuk pada kumpulan arsip pengadilan yang berasal dari gugatan pencemaran nama baik yang diajukan Virginia Giuffre pada 2015 terhadap Ghislaine Maxwell, rekan dekat Epstein yang kemudian divonis bersalah atas kasus perdagangan seks anak.

Gugatan tersebut diselesaikan secara perdata pada 2017. Namun, dokumen pendukungnya mulai dari transkrip deposisi, korespondensi internal, laporan kepolisian, hingga pernyataan di bawah sumpah selama bertahun-tahun disegel oleh pengadilan. Penyegelan dilakukan untuk melindungi privasi pihak-pihak yang disebutkan, termasuk mereka yang tidak pernah didakwa secara pidana.

Situasi berubah ketika Hakim Distrik Amerika Serikat Loretta Preska menilai bahwa kepentingan publik terhadap transparansi lebih besar dibandingkan potensi dampak reputasi. Atas pertimbangan tersebut, pengadilan memerintahkan pembukaan dokumen-dokumen itu secara bertahap kepada publik.

Banyak yang Menunggu Berkas Ini Dibuka

Daya tarik global terhadap Epstein Files tidak semata terletak pada rincian kejahatan seksual yang dilakukan Epstein. Berkas ini menjadi sorotan karena membuka jejaring sosial Epstein yang melibatkan politisi, pengusaha, akademisi, hingga figur publik berpengaruh dari berbagai negara.
 

Dokumen-dokumen tersebut kerap dipandang sebagai semacam “peta sosial” yang memperlihatkan lingkaran pergaulan Epstein. Mulai dari individu yang sekadar hadir dalam acara sosial, mereka yang memiliki hubungan lebih dekat, hingga pihak-pihak yang oleh para korban diduga mengetahui atau membiarkan kejahatan tersebut berlangsung, termasuk di pulau pribadinya, Little St. James.

Meski demikian, penting dicatat bahwa kemunculan nama dalam arsip pengadilan tidak serta-merta menandakan keterlibatan kriminal. Banyak individu yang disebut tidak pernah didakwa atau terbukti melanggar hukum. Namun bagi publik, informasi ini tetap memiliki nilai signifikan dalam memahami konteks dan jaringan di balik salah satu skandal kriminal terbesar abad ini.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Adrian Bachtiar)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)