Jakarta: Musim kemarau mulai melanda berbagai wilayah di Indonesia. Selain identik dengan cuaca panas dan minim curah hujan, musim ini juga membawa berbagai risiko kesehatan yang perlu diwaspadai. Penurunan kualitas udara, terbatasnya ketersediaan air bersih, hingga meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat memicu munculnya berbagai penyakit.
Musim kemarau 2026 diperkirakan berlangsung lebih lama akibat sejumlah faktor lingkungan, seperti polusi udara dan meningkatnya risiko karhutla. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu lebih waspada terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul selama musim kemarau, sekaligus menerapkan langkah-langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan.
Risiko dan Dampak Musim Kemarau terhadap Kesehatan
Lansia, ibu hamil, anak-anak, serta orang dengan penyakit penyerta merupakan kelompok yang lebih rentan mengalami gangguan kesehatan akibat musim kemarau.
Mengutip akun Instagram resmi
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI),
@kemenkes_ri, berikut sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai selama musim kemarau.
Penyakit Akibat Penurunan Kualitas Air (Sanitasi)
- Kolera
- Tifoid
- Leptospirosis
- Diare
Penyakit Akibat Polusi Udara
- Bronkitis
- Iritasi mata
- Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA)
- Gangguan saluran pernapasan lainnya
Penyakit yang Ditularkan Nyamuk
- Malaria
- Demam Berdarah Dengue (DBD)
Penyakit Akibat Cuaca Panas
- Heatstroke
- Dehidrasi berat
Langkah Melindungi Kesehatan saat Musim Kemarau
Selain memahami berbagai risiko penyakit, masyarakat juga perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan sesuai anjuran Kemenkes RI, di antaranya:
- Membatasi konsumsi kafein dan alkohol serta memperbanyak minum air putih.
- Memantau kualitas udara secara berkala.
- Menggunakan masker saat kualitas udara memburuk.
- Melaksanakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan 3M Plus.
- Menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
- Menghindari paparan sumber polusi, seperti asap rokok.
- Membatasi aktivitas di luar ruangan saat kualitas udara buruk.
- Menutup ventilasi rumah apabila tingkat polusi sedang tinggi.
Apabila mengalami gangguan kesehatan, seperti keluhan pada saluran pernapasan, demam, atau kondisi tubuh yang terus menurun, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Nah, itulah sejumlah penyakit yang perlu diwaspadai selama
musim kemarau beserta langkah pencegahannya. Dengan menjaga pola hidup sehat dan mengikuti anjuran kesehatan, risiko gangguan kesehatan akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan.
Jangan lupa saksikan
MTVN Lens lainnya hanya di
Metrotvnews.com.
(Odetta Aisha Amrullah)