Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berpotensi Berubah

8 September 2026 18:22

Jakarta: Sebaran abu vulkanik imbas dari erupsi Gunung Anak Krakatau mengarah ke Samudra Hindia berdasarkan pantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Walau demikian, potensi sebaran abu vulkanik untuk kembali mengarah ke Jawa dan Sumatra masih ada.

Peringatan itu disampaikan setelah Gunung Anak Krakatau masih erupsi tadi pagi, Selasa, 6 September 2026. Masyarakat juga diminta tetap waspada jika beraktivitas di luar ruangan.

"Anak Krakatau masih menunjukkan aktivitas erupsi dan arah sebaran abu dapat berubah mengikuti dinamika angin, yang mungkin terjadi," kata Anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia, Daryono, dalam program Metro Hari Ini Metro TV, Selasa, 8 September 2026.
 



Daryono juga mengingatkan pihak bandara dan maskapai penerbangan untuk terus memantau situasi terkini dari sumber informasi yang terpercaya dalam memutuskan penundaan jadwal. Hal ini penting, mengingat sejumlah bandara sudah beroperasi normal lagi.

"Meskipun beberapa bandara sudah kembali beroperasi, erupsi baru dapat kembali menghasilkan abu dan mengubah kondisi ruang udara dengan cepat," kata Daryono.

Menurutnya, potensi gempa juga masih mungkin terjadi lantaran Gunung Anak Krakatau masih erupsi. Hal itu menjadi alasan mengapa PVMBG menetapkan status level III atau Siaga.

"Karena memang bahaya itu masih ada. Namun, selama masyarakat, khususnya para nelayan yang berlayar di laut tidak mendekati zona larangan 3 kilometer hingga 5 kilometer, InsyaAllah akan baik-baik saja," ucap Daryono.

(Gervin Nathaniel Purba)


Close Ads X
Close Ads X