BFSI Summit Soroti Peran AI dan Big Data di Sektor Keuangan

17 April 2026 13:37

Exito menggelar ajang BFSI Innovation and Technology Summit ke-34 di JW Marriott Jakarta. Konferensi ini menjadi wadah pertemuan para pelaku industri teknologi dan keuangan untuk membahas inovasi terbaru di sektor perbankan, finansial, dan asuransi (BFSI).

Acara ini menghadirkan lebih dari 150 pemimpin teknologi terkemuka dari berbagai negara. Mereka berkumpul untuk berbagi wawasan, strategi, serta solusi praktis dalam menghadapi tantangan industri yang terus berkembang seiring pesatnya adopsi teknologi digital.

Seiring pertumbuhan fintech dan transformasi digital, sektor BFSI di Indonesia terus didorong untuk berinovasi. Para pelaku industri kini berlomba mengembangkan strategi berbasis teknologi agar tetap kompetitif dan tangguh di tengah perubahan.

Exito Sponsorship Sales Director for Asean, Sanpriya Mohanty, menyebut konferensi ini dirancang sebagai platform untuk mempertemukan para inovator, pemimpin industri, serta penyedia solusi guna menciptakan kolaborasi yang nyata dan berdampak.

"Kami menghadirkan para pemimpin, para inovator, dan para penyedia solusi untuk datang dan bertukar ide yang tidak hanya berwawasan luas, tetapi juga praktis. Dan selama bertahun-tahun, kehadiran kami di Asia Tenggara, India, Australia, Timur Tengah, dan Afrika terus berkembang pesat dengan fokus pada penciptaan platform berbasis nilai yang memicu koneksi nyata dan juga percakapan nyata," ujar Sanpriya. 



Berbagai teknologi terkini turut diperkenalkan dalam ajang ini, terutama yang berbasis data dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence). Teknologi tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk diimplementasikan dalam sektor keuangan, khususnya dalam pengolahan data dan pengambilan keputusan.

Account Manager Datalabs, David Setiawan, menekankan bahwa industri keuangan merupakan salah satu sektor dengan data terbesar, sehingga pemanfaatan big data menjadi sangat krusial dalam mendukung perkembangan bisnis.

"BFSI ini kan memang banyaknya FSI atau Financial Sector. Datalabs sendiri juga namanya Datalabs Analytics. Kita memang bermain di big data. Jadi FSI ini sangat penting ya untuk kita yang memang bermain di data dan tentunya paling punya, yang punya data paling banyak tentunya FSI industries," ucap David. 

Konferensi BFSI Innovation and Technology Summit tidak hanya digelar di Indonesia, tetapi juga akan berlanjut di sejumlah negara lain seperti Malaysia, Singapura, dan Arab Saudi, sebagai bagian dari upaya memperluas kolaborasi global di bidang teknologi dan keuangan.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Reno Panggalih Nuha Lathifah)