1 April 2026 00:57
Upaya pencarian keadilan bagi aktivis kemanusiaan ini terus bergulir. Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) mengungkap temuan terbaru dalam perkembangan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
Berdasarkan hasil investigasi internal, pihak kuasa hukum berhasil mengidentifikasi 16 orang yang diduga terlibat langsung dalam aksi teror tersebut. Kuasa hukum Andrie Yunus, Airlangga Julio, menyatakan bahwa ke-16 orang tersebut telah teridentifikasi lengkap beserta peran mereka masing-masing pada saat hari kejadian penyiraman.
"Dalam kasus Andrie Yunus itu ada 16 orang pelaku yang sudah berhasil kami identifikasi dan berhasil kami urai perannya masing-masing pada saat hari H penyiraman air keras kepada Andrie Yunus," jelas Airlangga.
Airlangga menjelaskan bahwa jumlah 16 orang tersebut merupakan mereka yang terdeteksi berada di lapangan saat peristiwa terjadi. Namun, ia menekankan bahwa angka ini belum mencakup keseluruhan jaringan yang terlibat dalam operasi penyerangan tersebut.
"Ini belum termasuk di luar daripada 16 orang itu, misalnya yang tidak tertangkap oleh pantauan kami. Belum termasuk pertanggungjawaban komando, belum termasuk adanya pihak-pihak yang membantu menyediakan air keras, fasilitas, dan lain sebagainya," ujar Airlangga.
| Baca juga: 4 Prajurit TNI Terlibat Penyiraman Air Keras Ditetapkan Jadi Tersangka |