Presiden Prabowo Cari Aburizal Bakrie saat Peresmian Pabrik VKTR

9 April 2026 16:04

Magelang: Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga terhadap upaya PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) membangun pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik. Terlebih VKTR pertama yang membangun pabrik perakitan tersebut melalui anak usahanya VKTR Sakti Industries

Terkesan dengan terobosan tersebut, Prabowo turut memuji sosok kepemimpinan Komisaris Utama VKTR Teknologi Mobilitas Anindya Novyan Bakrie. Dia memuji Anindya sebagai sosok yang visioner.

"Jadi saudara Anindya ini memang visioner. Jadi mengerti, paham arah pembangunan yang harus kita jalankan," kata Prabowo, dalam program Breaking News Metro TV, Kamis, 9 April 2026.

Prabowo yakin ayah Anindya, Aburizal Bakrie, akan bangga melihat keberhasilan anaknya dalam memimpin perusahaan. Sayangnya Aburizal tidak dapat menghadiri peresmian pabrik tersebut dan menanyakan keberadaannya ke Anindya.

"Kok dia (Aburizal Bakrie) tidak ke sini hari ini? Coba, ditegur Presiden Republik Indonesia itu," kata Prabowo, berkelakar.

 

 

Optimistis VKTR bersaing di tingkat global


Kepala Negara bangga punya industri otomotif lokal yang mampu memproduksi bus dan truk listrik, meski baru sebatas perakitan. Namun demikian, ia yakin lambat laun VKTR juga mampu memproduksi dan menyaingi nama-nama produsen kendaraan komersial global.
 
Terlebih VKTR diketahui memiliki kapasitas dan kemampuan produksi kendaraan komersial yang cukup besar. Berdasarkan laporan yang diterima Prabowo, kapasitas produksi kendaraan komersial VKTR mencapai 10 ribu unit dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 40 persen.
 
"Dan dalam waktu dua tahun lagi mungkin akan menuju 60 persen, dua tahun setelah itu akan menuju 80 persen. Ini sesuatu yang sangat membanggakan," ucap Prabowo.

Prabowo menjelaskan, kebanggaannya terhadap VKTR mengingat saat ini dunia tengah menghadapi krisis energi akibat konflik yang terjadi di Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat seluruh negara menekan pengeluaran energi dengan menghemat penggunaan bahan bakar berbasis fosil.
 
Karena itu, upaya VKTR membangun pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik menjadi langkah tepat seiring dengan instruksi pemerintah dalam menekan penggunaan bahan bakar berbasis fosil.
 
"Jadi inisiatif yang dilaksanakan oleh VKTR ini adalah bersejarah, suatu tonggak yang membanggakan. Ibarat pepatah, pucuk dicinta ulam pun tiba," ungkap Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Gervin Nathaniel Purba)