Jas Jes Jos "Menelisik Logika Publik"
14 May 2025 11:58
Di tengah modern dan majunya Jakarta, masalah sanitasi masih menjadi tantangan besar. Ada ratusan ribu kepala keluarga di Jakarta yang belum memiliki septic tank. Limbah kotoran mereka langsung mengalir ke saluran air tanpa pengolahan yang memadai dan mengancam kesehatan lingkungan, bahkan tubuh di masa depan.
Jakarta yang digadang-gadang sebagai kota metropolitan, calon kota global, dan simbol kemajuan Indonesia rupanya modernisasi hanya berlaku untuk mal dan kafe. Bukan untuk kloset dan limbah manusia.
Keterbatasan lahan tempat tinggal menjadi alasan mengapa kesadaran akan bahayanya pembuangan limbah langsung ke badan air masih sangat minim. Ini yang dialami oleh puluhan keluarga yang tinggal di pinggir rel Petamburan VII, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Rumah-rumah semi permanen yang dibangun di sepanjang bantaran rel kereta api ini diketahui masih membuang limbah jamban mereka langsung ke selokan dan kali yang berada di sekitar tempat tinggal.
| Baca juga: Budi Laksono Bangun Jutaan Jamban Bagi Masyarakat yang Tak Punya Toilet |