Kenapa ASMR Bikin Ketagihan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

23 April 2026 17:49

Jakarta: Konten Autonomous Sensory Meridian Response (ASMR) kini semakin ramai memenuhi media sosial. Mulai dari suara bisikan lembut, ketukan benda, hingga roleplay yang unik, video-video ini berhasil menarik jutaan penonton di berbagai platform seperti YouTube, TikTok, hingga Spotify. 

Tak sedikit orang mengaku merasa lebih tenang, bahkan mudah tertidur setelah mendengarkannya. Lantas, apa sebenarnya yang membuat konten ASMR begitu digemari?
 


ASMR merupakan respons emosional dan fisik yang muncul saat seseorang mendengarkan jenis suara tertentu, umumnya bersifat menenangkan atau memicu relaksasi.

Konten ASMR telah populer sejak lama. Mulai dari format sederhana seperti bisikan lembut, hingga konten dengan unsur kreatif dan roleplay. Platform YouTube menjadi salah satu media utama penyebaran konten ASMR, namun kini juga banyak ditemukan di media sosial lain seperti TikTok, serta aplikasi audio seperti Spotify.

Mengapa ASMR Sangat Digemari?

Melansir laman Rexus, terdapat berbagai faktor yang membuat ASMR digemari, mulai dari efek relaksasi hingga kemampuannya membantu meredakan stres dan kecemasan.
  • Efek Relaksasi Intens

Konten atau suara ASMR dapat memicu sensasi relaksasi yang cukup kuat, sehingga membantu menghadirkan rasa tenang. Sensasi ini juga dapat memicu pelepasan hormon seperti endorfin dan oksitosin, yang berkaitan dengan rasa nyaman.
  • Efek Fisik yang Dirasakan

Selain efek emosional, ASMR juga menimbulkan sensasi fisik berupa merinding atau yang dikenal sebagai tingles. Sensasi ini umumnya muncul dari kepala hingga leher atau punggung saat mendengarkan suara ASMR. Bagi penggemarnya, sensasi ini terasa menyenangkan dan mampu mengurangi ketegangan fisik.
  • Membantu Tidur Nyenyak

Konten ASMR sering dimanfaatkan sebagai alat bantu tidur. Melansir laman Mayo Clinic, salah satu penyebab utama insomnia adalah stres, kecemasan, atau depresi. Suara menenangkan dalam ASMR dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks, sehingga mempermudah seseorang untuk tertidur lebih nyenyak.
  • Membantu Mengurangi Stres

ASMR dinilai cukup efektif dalam membantu meredakan stres dan kecemasan. Kombinasi efek emosional dan fisik yang dihasilkan membuat banyak orang menganggap ASMR sebagai bentuk “terapi” informal untuk menjaga keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari.
   

Sains di Balik Efek ASMR

Menurut Hunter Medical Research Institute, reaksi positif terhadap ASMR dapat dikaitkan dengan perilaku afiliatif dan regulasi fisiologis. Pada masa kecil, pengasuh umumnya membantu menenangkan bayi melalui suara lembut, sentuhan, dan interaksi visual.

Seiring waktu, otak menyimpan pengalaman tersebut dalam sistem interoseptif. Hal ini membuat suara khas ASMR mampu mengaktifkan bagian otak yang berkaitan dengan rasa aman dan nyaman, sehingga memunculkan sensasi relaksasi, ketenangan, hingga reaksi fisik seperti merinding.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com.

(Odetta Aisha Amrullah)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)