KPK Buka Suara Soal Menkeu Purbaya Terima Gift Saat Live TikTok

28 February 2026 12:45

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya buka suara menanggapi aktivitas Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang melakukan siaran langsung (live) di akun TikTok milik anaknya. Aksi tersebut menjadi sorotan publik lantaran adanya sejumlah pemberian hadiah digital atau gift bernilai fantastis selama siaran berlangsung.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan bahwa berdasarkan penilaian awal, penerimaan hadiah tersebut ditujukan kepada anak Menkeu, sehingga tidak ditemukan keterkaitan langsung dengan jabatan Purbaya sebagai menteri. KPK menilai bahwa gift tersebut merupakan ranah pribadi sang anak dan bukan bentuk gratifikasi yang berkaitan dengan tugas fungsi penyelenggara negara.

"Dalam konteks ini, kami melihat penerimanya adalah anaknya yang tidak ada kaitan atau hubungannya dengan tugas, fungsi, dan jabatan ayahnya sebagai menteri," ujar Budi Prasetyo.

Di sisi lain, KPK mengapresiasi kepada Purbaya yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap potensi gratifikasi di tengah perkembangan teknologi, termasuk fenomena 'sawer' di media sosial.
 

Baca juga: Soal Live TikTok Purbaya di Gift, KPK: Kalau Ragu Silakan Lapor

Namun demikian, pihak lembaga antirasuah tetap membuka pintu bagi masyarakat atau pihak terkait jika masih memiliki keraguan mengenai legalitas penerimaan tersebut. KPK mempersilakan pihak-pihak yang ragu untuk berkonsultasi atau melaporkan dugaan tersebut secara resmi.

Aksi live TikTok yang memicu perbincangan ini dilakukan Purbaya bersama sang anak dalam suasana santai sambil menyantap sarapan sahur. Dalam potongan video yang viral, siaran tersebut ditonton hingga 50.000 penonton dan menerima berbagai gift, termasuk ikon 'Paus' yang nilainya ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Selain berinteraksi dengan netizen, Menkeu Purbaya juga menyempatkan diri menjawab keluhan warga net mengenai kondisi pasar modal. Terkait fluktuasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sedang memerah, Purbaya berpesan agar para investor tetap tenang dan tidak panik.

"Enggak usah takut kalau sahamnya besar dan bagus, serok bawah, jadi pasti naiknya," tutur Purbaya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)