16 September 2026 13:18
Suasana duka dan ketidakpastian masih menyelimuti Posko Tim Gabungan di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin. Sejumlah keluarga korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 terus berdatangan untuk menanti kejelasan nasib sanak saudara mereka yang belum ditemukan di perairan Laut Jawa.
Salah satu keluarga korban yang setia menunggu berhari-hari adalah Bapak Muhammad Marbawi. Dengan penuh kecemasan, ia menceritakan bahwa terdapat delapan anggota keluarganya sekaligus yang menaiki kapal nahas tersebut.
"Karena delapan orang keluarga, di antaranya mertua sama anak-anaknya habis ikut ziarah ke Sunan Ampel. Beliau dulu berangkatnya pakai pesawat, tiba-tiba beliau ini pengin ngerasain naik kapal. Jadi naik kapal mau pulang, tiba-tiba terjadilah kecelakaan tersebut," ujar Marbawi, dikutip dari tayangan Metro Siang, pada Rabu, 16 September 2026.
Marbawi mengungkapkan bahwa dirinya telah siaga di posko pelabuhan sejak hari pertama kejadian, yakni Minggu, 13 September 2026. Ia juga menyebutkan bahwa komunikasi terakhir dengan keluarganya terputus seketika sesaat sebelum musibah terjadi akibat aliran listrik di kapal yang sudah padam.
Hingga saat ini, Marbawi mengaku belum menerima informasi terbaru dari petugas posko terkait kepastian keberadaan anggota keluarganya. Meski demikian, ia tetap berharap ada keajaiban dan evakuasi segera dilakukan.
"Kalau ke Posko belum ada, belum ada ininya informasi terbaru. Cuman kami harap keluarga secepatnya lah gitu dievakuasi kan. Saya berharap itu mau selamat apa tidak, jasadnya bisa pulang, bisa ketemu gitu biar dimakamkan gitu kan. Kalau masih terjebak di dalam kapal itu kan namanya dia di ruangan VIP ya, otomatis jasad itu enggak hancur kalau enggak masuk ikan walaupun air masuk," kata Marbawi penuh harap.