Pulang Pisau: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengerahkan tujuh pesawat untuk membantu pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah. Langkah ini disampaikan saat Kepala BNPB bersama Menteri Kehutanan menyambangi Stasiun Meteorologi BMKG di Bandara Tjilik Riwut, dan Kantor BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa, 22 September. Keduanya melakukan rapat koordinasi kembali terkait penanganan karhutla di Kalteng.
Dalam rapat koordinasi, pemerintah membahas langkah penanganan karhutla, termasuk penguatan operasi pemadaman dari udara.
Tujuh pesawat dikerahkan untuk membantu pemadaman di sejumlah wilayah Kalteng. Sejumlah pesawat ditempatkan di Palangka Raya, Sampit, hingga Pulang Pisau.
Satu pesawat Kamov telah tiba di Sampit dan disebut sudah beroperasi. Sementara satu pesawat lainnya ditempatkan di Pulang Pisau dengan dukungan dari Kalsel.
"Di sini ada 7 pesawat. Di Palangka Raya. Yang 4 ada di Palangka Raya belum bisa terbang. Satu masuk Sampit, satu masuk Pulang Pisau dibantu dari Kalsel," kata Kepala BNPB Suharyanto.
Operasi pemadaman dari udara ini akan dikombinasikan dengan penanganan oleh satgas darat, serta memanfaatkan potensi hujan untuk membantu mengendalikan karhutla di Kalteng.
"Mudah-mudahan kita bisa atasi dengan 7 pesawat, dengan hujan yang akan datang ini yang tadi saya sampaikan. Dengan satgas darat cukup itu bisa memadamkan kebakaran di Kalteng," ujar Suharyanto.