RS Polri Terima 21 Kantong Jenazah Korban Kebakaran Gedung Terra Drone

9 December 2025 18:56

Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati telah menerima 21 kantong jenazah korban kebakaran yang terjadi di Gedung Terra Drone berlantai 7, Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Meski demikian, proses identifikasi belum dapat dilakukan karena tim dokter masih menunggu surat permintaan resmi autopsi dari penyidik Polres Metro Jakarta Pusat.

Pihak RS Polri Kramat Jati meminta keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor ke Posko Ante Mortem di Gedung DVI. Keluarga diminta membawa data pendukung identifikasi, seperti foto terakhir korban, informasi mengenai ciri khusus, atau data medis lain seperti sidik jari dan rekam gigi. Hingga saat ini, sejumlah keluarga dilaporkan telah mendatangi Posko Ante Mortem untuk menyerahkan data.
 

Baca:
Kebakaran di Terra Drone Diduga Dipicu Ledakan Baterai di Lantai 1

Dari 21 kantong jenazah yang masuk, tim belum dapat memastikan kondisi atau kelengkapan bagian tubuh di dalamnya. Hal ini dikarenakan pemeriksaan fisik belum dimulai sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mengharuskan adanya surat dari penyidik.

"Pertanyaan terkait dengan 21 kantong jenazah tadi yang tiba di RS Polri, apakah itu potongan atau tidak? Belum kita periksa. SOP kami biasanya kita harus ada (surat permintaan penyidik) dulu, baru kita lakukan pemeriksaan," jelas Kepala RS Polri, Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono.

RS Polri menyatakan telah menyiagakan 11 tim identifikasi yang terdiri dari tim Ante Mortem, Post Mortem, hingga tim DNA. Proses identifikasi nantinya akan dikerjakan bertahap sesuai kondisi jenazah dengan dukungan dari Laboratorium UI dan Inafis Polri.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Sofia Zakiah)