2 May 2026 23:48
Pemerintah Iran mengaktifkan sistem pertahanan udaranya guna menangkal ancaman dari pesawat kecil dan drone pengintai pada Kamis malam, 31 April 2026. Langkah militer ini dilakukan di tengah situasi geopolitik yang memanas antara Teheran dan Washington.
Berdasarkan laporan yang dilansir dari kantor berita Tasnim, suara sistem pertahanan udara terdengar jelas di beberapa titik wilayah ibu kota. Operasi pertahanan tersebut berlangsung selama kurang lebih 20 menit untuk memastikan area udara steril dari objek asing. Namun, tidak lama kemudian, situasinya telah kembali normal.
| Baca juga: Iran Desak Arab Saudi dan UEA Tolak Penggunaan Wilayahnya oleh Militer AS |