Tinjau Pasar Murah di Pulau Pramuka, Pramono Sebut Program Berjalan Efektif

Athiyya Nurul Firjatillah • 13 March 2026 15:59

Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pelaksanaan pasar murah yang digelar di Pulau Pramuka, Kabupaten Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat, 13 Maret 2026. Peninjauan dilakukan dalam rangkaian safari Ramadan bersama Bupati Kepulauan Seribu serta jajaran dinas dan pihak terkait.

“Saya sebagai Gubernur ingin memastikan bahwa program-program yang telah dicanangkan oleh Pemerintah DKI Jakarta, berjalan dengan baik di setiap pulau yang akan kami kunjungi dan tadi sudah dua pulau kami kunjungi. Yang pertama tadi kami meninjau pelaksanaan pasar murah,”kata Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, usai meninjau pasar murah di Pulau Pramuka, Jumat, 13 Maret 2026.
 



Sebanyak 1000 paket sembako murah disalurkan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri 2026. Pasar murah tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

“Ada seribu paket murah. Kenapa kami lakukan? Karena ini menyambut idulfitri. Seperti kita ketahui semua harga-harga sekarang ini praktis terpantau cukup baik,” lanjutnya.

Setiap paket sembako memiliki nilai sekitar Rp100 ribu, namun dijual kepada masyarakat dengan harga tebus Rp50 ribu. Program ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pokok menjelang perayaan Idulfitri.

Pramono menilai program pasar murah yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta bersama BUMD berjalan efektif dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

“Maka dengan demikian saya meyakini bahwa program yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta bekerjasama dengan BUMD untuk memberikan paket meninjau pelaksanaan paket pasar murah ini sangat efektif,” tambahnya.

Selain meninjau pasar murah, pemerintah juga menyerahkan secara simbolis bantuan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) serta Kartu Layanan Gratis (KLG) kepada sekitar 1.108 keluarga secara simbolis. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses layanan publik sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)