Setelah 2 Bulan Bencana, Begini Kondisi Pemulihan Aceh-Kabar Daerah

Whisnu Mardiansyah • 20 January 2026 20:14

Jakarta: Perhatian publik kembali tertuju pada wilayah Aceh dan sejumlah daerah di Sumatra menyusul proses pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor yang hingga kini masih berlangsung.

Meski sejumlah indikator menunjukkan kemajuan, terutama pada sektor kelistrikan, pemerintah dihadapkan pada pekerjaan besar dalam pemulihan hunian dan infrastruktur dasar yang belum sepenuhnya teratasi.

Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri menyampaikan, pemulihan pasokan listrik di wilayah terdampak telah mencapai 98 hingga 99 persen. Capaian ini menandakan sebagian besar masyarakat telah kembali menikmati aliran listrik untuk kebutuhan sehari-hari.
 



Namun demikian, pemulihan belum sepenuhnya tuntas. Di sejumlah lokasi, akses terhadap air bersih masih terbatas, memaksa pemerintah daerah membuka sumur bor darurat serta mengoptimalkan distribusi air melalui layanan PDAM.

Meski pemulihan listrik menunjukkan progres signifikan, persoalan hunian masih menjadi tantangan utama. Di Kabupaten Aceh Tamiang, tercatat lebih dari 13 ribu rumah mengalami kerusakan berat.

Namun hingga saat ini, hunian sementara yang tersedia baru sekitar 600 unit. Pemerintah daerah mengakui lambatnya proses verifikasi data korban serta penentuan lokasi relokasi menjadi kendala dalam percepatan pembangunan tempat tinggal bagi warga terdampak.

Kondisi serupa, bahkan lebih memprihatinkan, terjadi di Aceh Tengah. Hampir dua bulan pascabencana, sejumlah jembatan permanen belum berhasil dibangun kembali. Akibatnya, warga terpaksa menyeberangi sungai menggunakan tali sling, termasuk untuk mengangkut sepeda motor. Situasi ini dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan, namun terpaksa dilakukan karena keterbatasan akses alternatif.

Untuk menjangkau daerah yang masih terisolasi, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengandalkan helikopter dalam pendistribusian bantuan logistik.
 

Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum menargetkan pembangunan ribuan rumah permanen menggunakan sistem modular yang diklaim dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat dan dilengkapi dengan fasilitas dasar penunjang kehidupan.

Pemulihan pascabencana di Aceh dan Sumatra memang terus berjalan, namun jalan menuju kondisi normal sepenuhnya masih panjang. Tantangan koordinasi lintas sektor, keterbatasan infrastruktur, serta kebutuhan mendesak masyarakat terdampak menjadi pekerjaan rumah yang menuntut respons cepat dan terukur dari pemerintah.

Menurut Sobat MTVN Lens, apa yang harus jadi prioritas utama pemerintah agar masyarakat terdampak bisa segera bangkit dan hidup lebih aman ke depannya?

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Zein Zahiratul Fauziyyah)