Charles Honoris: Setiap Pasien Berhak Mendapatkan Pelayanan Kesehatan yang Manusiawi

Rona Marina Nisaasari • 7 August 2026 09:29

Jakarta: Komisi IX DPR RI merespons kasus pasien BPJS dicibir oleh tenaga medis via media social. Wakil Ketua Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan Charles Honoris mendorong sanksi etik kepada pelaku.

Menurutnya, setiap pasien berhak mendapat pelayanan kesehatan yang manusiawi, dengan tetap menjaga harkat martabatnya. Ia menyayangkan ucapan tenaga kesehatan yang nirempati itu. Sebab, menurutnya profesi tenaga Kesehatan, dibangun atas nilai-nilai kemanusiaan.

"Ketika ada tenaga kesehatan yang memberikan komentar yang tidak berempati, tentu ini sangat disayangkan. Karena profesi tenaga kesehatan dibangun di atas nilai kemanusiaan, sehingga etika dan empati harus selalu dijaga. Dan apabila nantinya terbukti para pelaku melanggar kode etik profesi, saya berharap ada pembinaan dan sanksi etik yang tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Charles.

Di sisi lain, kasus itu juga dianggap bukti layanan kesehatan belum sepenuhnya merata, sehingga anggaran negara perlu diprioritaskan agar kasus serupa tidak terulang. Maka dari itu, Charles menyoroti kapasitas pelayanan dan ketersediaan faskes yang harus diperhatikan oleh pemerintah. Charles juga mendorong agar pemerintah memanfaatkan anggaran dengan baik guna memprioritaskan layanan kesehatan untuk masyarakat.

"Saat ini ketersediaan faskes kesehatan dan juga tenaga kesehatan di banyak daerah masih jauh dari kebutuhan masyarakat. Karena itu saya juga berharap anggaran negara harus benar-benar diprioritaskan untuk bisa memperkuat pelayanan dasar," tandas Charles.

(Wijokongko)


Close Ads X
Close Ads X