Isu Taiwan Jadi Sorotan dalam Pertemuan Trump dan Xi Jinping

15 May 2026 18:13

Isu Taiwan menjadi salah satu topik panas dalam pertemuan puncak antara Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Presiden Tiongkok, Xi Jinping, di Beijing. Presiden Xi Jinping menegaskan bahwa persoalan Taiwan merupakan isu paling penting dalam hubungan bilateral antara Tiongkok dan Amerika Serikat.

Dalam konferensi tingkat tinggi tersebut, Presiden Xi Jinping memperingatkan bahwa kedua negara bisa terlibat konflik jika isu Taiwan tidak ditangani dengan tepat. Pernyataan ini dinilai sebagai teguran tajam yang kontras dengan pujian yang disampaikan Donald Trump kepada Xi Jinping.

Menanggapi hal itu Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, menilai pernyataan Tiongkok bukanlah hal baru bagi Washington. Rubio menegaskan bahwa posisi Amerika Serikat tetap konsisten dan tidak berubah. 

"Kebijakan AS mengenai isu Taiwan tidak berubah hingga hari ini dan dalam pertemuan yang kami lakukan di sini hari ini. Mereka selalu mengangkatnya dari sisi mereka. Kami selalu memperjelas posisi kami, lalu kami beralih ke topik lainnya," jelas Rubio yang dikutip Breaking News pada Jumat, 15 Mei 2026.
 

Baca juga: AS Disebut Negara yang Alami Kemunduran, Trump: Itu di Era Joe Biden

Pihak Amerika Serikat menekankan pentingnya stabilitas strategis untuk membangun hubungan yang konstruktif dan mencegah kesalahpahaman yang dapat memicu konflik lebih luas. Rubio menggarisbawahi bahwa setiap perubahan paksa terhadap status quo di Selat Taiwan akan berdampak buruk bagi kedua negara.

"Dari perspektif kami, setiap perubahan paksa terhadap status quo dan situasi yang ada sekarang akan berdampak buruk bagi kedua kedua negara," tambahnya.

Meskipun isu penjualan senjata ke Taiwan sering menjadi titik geser, dalam pertemuan kali ini topik tersebut dilaporkan tidak menjadi pembahasan utama. Pihak Amerika Serikat mengingatkan bahwa dalam proses tersebut, Kongres AS memainkan peran penting yang harus dipertimbangkan.

Ketegangan terkait status Taiwan ini semakin mempertegas jarak perbedaan antara kedua pemimpin di tengah pembahasan isu sensitif lainnya seperti perang Iran, serta sengketa perdagangan dan teknologi.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggie Meidyana)